InteraktivitasAudio Narasi, 5 Pemantik Duolingo, Wordwall, Video
🏛️ 1. FONDASI PEDAGOGIS & INFORMASI KURIKULUM
Capaian Pembelajaran Fase E, Taksonomi Bloom Berbasis Formula ABCD, dan Alur Kronik 5 Bab Misi.
Kurikulum Merdeka 2026
1.1 Capaian Pembelajaran (CP) Fase E (Bahasa Indonesia)
Elemen Membaca dan Memirsa:
Peserta didik mampu mengevaluasi informasi berupa gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan dari teks sastra (hikayat) untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat. Peserta didik mampu menginterpretasi informasi untuk mengungkapkan gagasan terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam teks hikayat secara kritis dan kreatif, serta membandingkannya dengan nilai kehidupan masa kini.
1.2 Tujuan Pembelajaran (TP) Berbasis Formula ABCD
Panduan Taksonomi Formula ABCD:
A (Audience): Peserta didik Fase E (Kelas X SMA/SMK).
B (Behavior): Perilaku/kompetensi terukur menggunakan KKO Taksonomi Bloom (mengidentifikasi, menganalisis, membedah, mengevaluasi).
C (Condition): Kondisi dan media pembelajaran interaktif (e-modul Heyzine, audio narasi, video animasi, glosarium, asesmen gamifikasi).
D (Degree): Tingkat keberhasilan dan kualitas penguasaan (dengan tepat dan kritis, runtut dan sistematis, mendalam dan cermat, mandiri, komprehensif dan bertanggung jawab).
TP 1Karakteristik Teks Hikayat
Melalui membaca teks dan menyimak narasi audio pada e-modul Heyzine [C], peserta didik Fase E [A] mampu mengidentifikasi karakteristik khas teks hikayat (kemustahilan, kesaktian tokoh, anonim, istana-sentris, dan bahasa arkais) [B] dengan tepat dan kritis [D].
TP 2Struktur Narasi & Konflik
Melalui eksplorasi alur cerita dan pengamatan video animasi pada e-modul [C], peserta didik Fase E [A] mampu menganalisis struktur alur narasi teks hikayat (orientasi, komplikasi, resolusi, koda) [B] secara runtut dan sistematis [D].
TP 3Unsur Intrinsik Cerita
Setelah menuntaskan petualangan membaca dan misi interaktif dalam e-modul [C], peserta didik Fase E [A] mampu membedah unsur intrinsik (tema, penokohan, latar, sudut pandang, amanat) teks hikayat [B] secara mendalam dan cermat [D].
TP 4Kaidah Kebahasaan Arkais
Dengan memanfaatkan glosarium interaktif dan sorotan teks pada e-modul [C], peserta didik Fase E [A] mampu menganalisis kaidah kebahasaan (kosakata arkais Banjar-Melayu, konjungsi waktu, kata kerja material) [B] secara tepat dan mandiri [D].
TP 5Evaluasi & Kontekstualisasi Nilai Kehidupan
Melalui aktivitas refleksi diri dan pengerjaan asesmen gamifikasi pada e-modul [C], peserta didik Fase E [A] mampu mengevaluasi 5 nilai kehidupan luhur (religi, moral, sosial, budaya, dan edukasi) serta mengaitkannya dengan fenomena kehidupan masa kini [B] secara kritis, komprehensif, dan bertanggung jawab [D].
1.3 Alur Kronik Kontekstual Berbasis Materi Teks Hikayat (6 Bab Belajar)
Struktur petualangan literasi siswa yang memadukan pembacaan teks naskah hikayat dengan materi kurikulum sastra:
BAB 1
Pengertian & Karakteristik Teks Hikayat
Fokus Cerita: Mengenal Hakikat Sastra Klasik & Pertapaan Datu Mabrur di Batu Karang. Materi Kurikulum: Pengertian Hikayat, Ciri Sastra Melayu (Kemustahilan, Kesaktian, Anonim, Istana-sentris, Bahasa Melayu Klasik).
🎮 Aktivitas: Misi 1 (Kenali Tokoh & Latar) + Pemantik Bab 1
🎮 Aktivitas: Misi 4 (Makna Filosofis Sa-Ijaan & Nilai Hidup)
BAB 4
Kaidah Kebahasaan & Kosakata Arkais
Fokus Cerita: Menganalisis Konjungsi Waktu, Kata Arkais, & Terbitnya Pulau Halimun. Materi Kurikulum: Plot Kronologis Sebab-Akibat, Kaidah Konjungsi Waktu (Hatta, Maka, Sebermula), Verba Material.
🎮 Aktivitas: Misi 5 (Drag-and-Drop Bongkar Urutan Peristiwa)
BAB 5
Nilai-Nilai Kehidupan dalam Hikayat
Fokus Cerita: Menggali 5 Nilai Luhur Nusantara & Asal-Usul Toponimi Pulau Laut. Materi Kurikulum: Resolusi & Koda, 5 Nilai Kehidupan (Religi, Moral, Sosial, Budaya, Edukasi), Lambang Slogan Kotabaru.
🎮 Aktivitas: Eksplorasi Nilai Budaya & Religi
BAB 6
Analisis, Evaluasi & Relevansi Sastra Masa Kini
Fokus Evaluasi: Menganalisis Amanat, Refleksi Moral Generasi Z, & Glosarium Arkais. Materi Kurikulum: Sintesis Nilai Luhur dengan Tantangan Kehidupan Nyata, Asesmen Komprehensif.
🎮 Aktivitas: Detektif Hikayat + Refleksi Diri + Glosarium Arkais
🎨 2. DESIGN SYSTEM & PANDUAN VISUAL CANVA / FIGMA
Spesifikasi kanvas, palet warna manuskrip klasik, tipografi formal, dan ornamen ukir khas Banjar.
Visual Identity Guide
2.1 Spesifikasi Kanvas Desain
Dimensi Kanvas: Standar A4 Portrait (210 x 297 mm) / Resolusi Canva: 2480 x 3508 px (300 DPI) atau 1414 x 2000 px.
Margin Aman (Safe Zone): Atas 120 px, Bawah 140 px, Kiri & Kanan 120 px. Menjaga teks dan tombol interaktif dari kelengkungan 3D Flipbook Heyzine.
Orientasi: Portrait, dibaca per lembar tunggal (*single page*) atau sepasang lembaran (*double page magazine spread*).
2.2 Palet Warna “Manuskrip Klasik Nusantara”
Klik pada kode heksadesimal untuk menyalin kode warna langsung ke papan klip Canva/Figma:
Parchment Paper Base
Latar lembaran modul bernuansa kertas gading kuno lembut anti-silau.
Sepia Ink Dark
Warna utama teks naskah hikayat, ramah di mata pembaca dan berkarakter.
Deep Ocean Navy
Aksen laut dalam, banner bab, kartu konsep, dan bingkai navigasi utama.
Antique Royal Gold
Ornamen border ukiran Banjar, drop cap, bingkai tombol, dan nomor bab.
Soft Sand Box
Latar kartu catatan penting, kutipan mutiara, dan kotak refleksi diri.
Amber Highlight
Penanda kata-kata arkais, kosakata Melayu klasik, dan konsep kunci.
Forest Green (Benar)
Indikator umpan balik jawaban benar pada asesmen gamifikasi Wordwall.
Crimson Brick (Salah)
Indikator koreksi jawaban yang kurang tepat pada kuis dan latihan.
2.3 Tipografi & Hierarki Teks
Judul Utama / Cover / Nomor Bab
Cinzel • Playfair Display
Serif megah dan berwibawa khas naskah kerajaan dan manuskrip sastra klasik.
Teks Cerita Hikayat & Penjelasan
Lora • Merriweather (11-12pt)
Tipografi sastra dengan kenyamanan baca tinggi, ritme baris lapang, dan proporsional.
Antarmuka, Tombol Heyzine & Soal
Plus Jakarta Sans • Inter
Sans-serif modern, tajam, dan memiliki keterbacaan optimal di layar smartphone/tablet.
2.4 Elemen Ornamen Grafis Nusantara
Border Sudut Banjar: Ornamen sulur khas ukiran Rumah Adat Banjar (Tali Bapintal & Pucuk Rebung) berbalut warna emas di 4 sudut kanvas.
Drop Cap Berornamen: Setiap awal teks bab cerita diawali huruf kapital berornamen emas setinggi 3 baris paragraf.
Pembatas Paragraf (Divider Vintage): Garis horizontal halus berhias motif gelombang laut dan dedaunan klasik di tengahnya.
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
🎨 TATA LETAK VISUAL CANVA / FIGMA
Latar belakang: Ilustrasi megah Datu Mabrur bersila khusyuk di atas batu karang di tengah samudra luas berombak dramatis, langit senja keemasan, dengan siluet pulau ajaib yang samar di cakrawala.
Di sekeliling halaman: Frame ukiran sulur emas klasik Banjar.
Di bawah judul: Badge ornamen elegan bertuliskan: "EDISI INTERAKTIF HEYZINE - DILENGKAPI AUDIO & MISI GAMIFIKASI".
⚡ TITIK INTERAKTIVITAS HEYZINE
Efek Heyzine: Auto-flip audio (suara gemericik debur ombak laut lembut saat cover dibuka).
A heartwarming, vibrant 2D animated storybook cover illustration of lovable Indonesian sage Datu Mabrur from South Kalimantan folklore, kind Southeast Asian grandfatherly face, warm golden-tan skin tone, wearing a traditional Banjar headdress (Laung Banjar / destar) with golden Sasirangan motifs, neat white mustache and beard, wearing a modest traditional indigo-blue Banjar tunic shirt (baju kurung teluk belanga) and vibrant honey-amber Sasirangan sarung wrap around his waist, sitting peacefully cross-legged in meditation atop a rounded sea rock in swirling turquoise ocean, glorious golden sunbeam shining upon a promised island, Klaus and Cartoon Saloon 2D fairy tale style, zero greek toga, zero bare chest, zero caucasian features --ar 3:4
Nama Aset : IMG_Cover_DatuMabrur.png
Deskripsi : Lukisan digital Datu Mabrur di atas batu karang di laut bergelora (Gaya Fun 2D Animated Storybook Cartoon khas Banjar).
Prompt AI : "A heartwarming, vibrant 2D animated storybook cover illustration of lovable Indonesian sage Datu Mabrur from South Kalimantan folklore, kind Southeast Asian grandfatherly face, warm golden-tan skin tone, wearing a traditional Banjar headdress (Laung Banjar / destar) with golden Sasirangan motifs, neat white mustache and beard, wearing a modest traditional indigo-blue Banjar tunic shirt (baju kurung teluk belanga) and vibrant honey-amber Sasirangan sarung wrap around his waist, sitting peacefully cross-legged in meditation atop a rounded sea rock in swirling turquoise ocean, glorious golden sunbeam shining upon a promised island, Klaus and Cartoon Saloon 2D fairy tale style, zero greek toga, zero bare chest, zero caucasian features --ar 3:4"
Dilarang memperbanyak atau memindahkan sebagian atau seluruh isi modul ini dalam bentuk apa pun, baik secara elektronik maupun mekanik, termasuk fotokopi, merekam, atau dengan sistem penyimpanan lainnya, tanpa izin tertulis dari Penulis/Pengembang. Modul ini dikembangkan sebagai produk penelitian pengembangan (Research and Development) untuk menunjang ketercapaian Capaian Pembelajaran Sastra Indonesia Fase E di SMA/SMK.
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 19 TAHUN 2002
TENTANG HAK CIPTA
PASAL 72
KETENTUAN PIDANA
SANKSI PELANGGARAN
Barang siapa dengan sengaja melanggar dan tanpa hak mengumumkan atau memperbanyak suatu ciptaan atau memberikan izin untuk itu, dipidana dengan penjara paling singkat 1 (satu) bulan dan/atau denda paling sedikit Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah). Atau pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah).
Barang siapa dengan sengaja menyerahkan, menyiarkan, memamerkan, mengedarkan atau menjual kepada umum suatu ciptaan atau barang hasil pelanggaran Hak Cipta atau Hak Terkait sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dipidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).
🎨 TATA LETAK VISUAL CANVA / FIGMA
Latar halaman hijau tua elegan (#006B3E / emerald green) dengan kartu klausul sanksi berbingkai garis tepi kuning keemasan (#D4AF37).
Bagian atas kartu memuat judul: "UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 19 TAHUN 2002 TENTANG HAK CIPTA, PASAL 72 KETENTUAN PIDANA SANKSI PELANGGARAN" (rata tengah, huruf kapital tebal berwarna putih).
Kotak isi ketentuan pidana bergaris batas kuning/oranye keemasan dengan tipografi isi pasal 1 dan 2 berwarna putih, jelas dan terbaca rapi.
Aksen ilustrasi karakter/maskot di sudut kiri bawah kartu (sesuai tata letak visual referensi).
Kartu profil persegi bersudut melengkung untuk foto pengembang, ikon kontak/email, dan barcode ISBN/Verifikasi R&D.
⚡ TITIK INTERAKTIVITAS HEYZINE
Hotspot Tautan Luar: Ikon email & LinkedIn pengembang dapat diklik.
Link internal ke Halaman 3 (Kata Pengantar), Halaman 4 (Daftar Isi), dan Halaman 5 (Petunjuk Modul).
Tidak memerlukan aset AI khusus atau menggunakan aset grafis vektor Canva.
HAL 3
KATA PENGANTAR
Sampul & Pengantar
📂 Pembuka Modul / Sambutan Pengembang📐 Kolom Tunggal Formal-Estetis, Bingkai Ornamen Sulur Banjar Emas, Dilengkapi Kotak Mutiara Hikmah Nusantara di Bagian Bawah
📜 KONTEN TEKS & COPYWRITING
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah segala puji dan syukur penulis ucapkan ke hadirat Allah Swt. karena hanya atas pertolongan dan hidayah-Nya, penulis dapat menyusun E-Modul Interaktif Bahasa Indonesia Materi Teks Hikayat Sa-Ijaan dan Ikan Todak Kelas X/Ganjil Berbasis Heyzine.
E-modul ini dapat dijadikan sumber referensi pembelajaran bahasa Indonesia bagi siswa kelas X SMA/SMK (Fase E - Kurikulum Merdeka) yang terdiri dari 5 (lima) babak petualangan dengan dilengkapi oleh teks cerita, rekaman audio narasi tokoh, video animasi adegan, kotak bedah materi sastra, misi gamifikasi interaktif, lembar refleksi diri, glosarium kosakata arkais, dan uji kemampuan evaluasi. E-modul ini dikembangkan berdasarkan pendekatan kronik kontekstual (embedded chronicle) yang memadukan keindahan karya sastra Melayu klasik dengan eksplorasi nilai-nilai kehidupan luhur (Sa-Ijaan: seia sekata), sehingga memudahkan siswa dalam memahami materi secara kritis, mendalam, dan menyenangkan.
Tujuan e-modul ini untuk membantu siswa belajar secara mandiri ataupun berkelompok, di mana pun dan kapan pun melalui perangkat digital, serta dapat membantu guru sebagai media inovatif dan alternatif pembelajaran sastra klasik di era Kurikulum Merdeka.
Penulis menyadari masih terdapat kekurangan dalam e-modul ini. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun dari semua pihak sangat diharapkan untuk menyempurnakannya. Penulis mengucapkan selamat membaca, berpetualang, dan mempelajari e-modul ini. Semoga bermanfaat sebagai media pembelajaran di era digital saat ini. Atas perhatian Bapak/Ibu/Saudara, penulis mengucapkan terima kasih.
Kota Pengembang, 2026
Penulis
"Rakat Mufakat, Seia Sekata. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. Di mana tanah dipijak, di sanalah kearifan dan budi pekerti luhur dijunjung tinggi."
🎨 TATA LETAK VISUAL CANVA / FIGMA
Latar perkamen vintage gading halus (#F8F4EB) dengan ornamen border sulur Banjar emas (Tali Bapintal & Pucuk Rebung) di 4 sudut kanvas.
Tipografi judul menggunakan font serif klasik berwibawa (Cinzel Decorative / Playfair Display), warna tinta cokelat legam naskah kuno (Sepia Ink Dark #2A2421).
Paragraf pertama dibuka dengan huruf Drop Cap "A" berornamen ukiran emas klasik setinggi 3 baris paragraf.
Tanda tangan digital pengembang dengan watermark stempel cap segel kerajaan Sa-Ijaan keemasan transparan di sebelah titimangsa.
Di bagian bawah kanvas: Kotak Mutiara Hikmah Nusantara berlatar pasir lembut (#EFE6D5) dengan lis tepi tipis 1px emas (#C89B3C).
⚡ TITIK INTERAKTIVITAS HEYZINE
Hotspot Audio Sambutan Pengembang (Pojok Kiri Bawah): Ikon mikrofon/audio untuk mendengarkan pesan pembacaan kata pengantar (durasi 25 detik) dengan latar petikan instrumen musik tradisional panting yang syahdu.
Tombol Navigasi Lanjut (Pojok Kanan Bawah): Tombol interaktif berbentuk kompas bahari keemasan bertuliskan "Buka Peta Petualangan (Daftar Isi) →" (Tautan navigasi internal langsung membuka Halaman 4).
Glosarium Kosakata Arkais Melayu Klasik & Banjar ................................... Halaman 33
Daftar Pustaka, Profil Tim Pengembang & Sampul Belakang ............................ Halaman 34
🎨 TATA LETAK VISUAL CANVA / FIGMA
Latar perkamen naskah bahari kuno (#F8F4EB) dengan watermark peta kepulauan Nusantara abad ke-17 di balik daftar isi (opacity 15%).
Garis putus-putus keemasan (golden adventure route) menghubungkan antar-bab secara dinamis membentuk alur perjalanan penjelajah samudra.
Setiap nomor bab memiliki tombol ikon stempel lilin segel kerajaan (wax seal medallion) berwarna merah-emas dengan angka bab kontras.
Di sisi kanan setiap bab terdapat label indikator interaktif mini: [Cover Bab], [Audio/Pemantik], [Video], atau [Game Misi].
⚡ TITIK INTERAKTIVITAS HEYZINE
Fitur Interaktif Heyzine Table of Contents: Setiap item baris pada Daftar Isi berfungsi sebagai Hyperlink Internal Langsung (Navigasi Go to Page). Ketika siswa mengklik bab yang diinginkan (misal: "Bab 2: Struktur Narasi & Kemustahilan Cerita"), flipbook seketika membuka Cover Bab 2 di Halaman 11 secara halus (smooth page transition).
Tombol Navigasi Pintas (Pojok Kanan Bawah): Tombol interaktif "Mulai Petualangan Belajar →" yang langsung mengarahkan pembaca ke Halaman 5 (Capaian & Petunjuk Modul).
Banner Atas: Sasaran Petualangan & Capaian Pembelajaran Fase E
"Melalui E-Modul Interaktif Hikayat Sa-Ijaan dan Ikan Todak ini, pembaca diajak mengevaluasi informasi tersurat dan tersirat, menganalisis struktur alur narasi (orientasi, komplikasi, resolusi, koda), mengidentifikasi karakteristik kemustahilan serta kesaktian tokoh, memaknai kosakata arkais Melayu klasik dalam konteks cerita, dan merekonstruksi 5 nilai kehidupan luhur (religi, moral, sosial, budaya, edukasi) ke dalam realitas kehidupan sehari-hari."
Tujuan Pembelajaran - Rumusan Baku ABCD
Melalui e-modul interaktif Heyzine [C], peserta didik Fase E [A] mampu mengidentifikasi karakteristik khas teks hikayat [B] dengan tepat dan kritis [D].
Melalui eksplorasi alur & video animasi [C], peserta didik Fase E [A] mampu menganalisis struktur alur narasi teks hikayat [B] secara runtut dan sistematis [D].
Melalui misi membaca & gamifikasi [C], peserta didik Fase E [A] mampu membedah unsur intrinsik cerita rakyat Kotabaru [B] secara mendalam dan cermat [D].
Melalui glosarium & penanda teks [C], peserta didik Fase E [A] mampu menganalisis kosakata arkais & kaidah kebahasaan [B] secara tepat dan mandiri [D].
Melalui refleksi & asesmen interaktif [C], peserta didik Fase E [A] mampu mengevaluasi nilai-nilai Sa-Ijaan & relevansinya [B] secara komprehensif [D].
Kartu Kiri: 🧭 Petunjuk Penggunaan Bagi Siswa / Peserta Didik
Persiapan Perangkat & Audio:
Akses e-modul melalui gawai (smartphone), tablet, atau laptop yang terhubung ke jaringan internet stabil.
Sangat disarankan mengenakan earphone/headphone agar narasi penutur, efek debur ombak samudra, dan petikan gambus Melayu terdengar jernih dan imersif.
Navigasi Membaca Flipbook:
Geser/usap layar di ponsel atau klik panah navigasi kanan/kiri di laptop untuk membalik lembar halaman.
Manfaatkan menu "Daftar Isi Interaktif" pada Halaman 4 untuk melompat langsung ke bab atau misi yang kamu tuju.
Gunakan fitur Zoom (cubit layar di ponsel atau klik ikon kaca pembesar) untuk memperbesar teks naskah dan ilustrasi manuskrip.
Alur Petualangan Belajar Mandiri:
Langkah 1 (Apersepsi & Poster Bab): Buka Cover Bab untuk meresapi suasana dan kutipan hikmah, lalu buka Halaman Pembuka Bab untuk berinteraksi dengan Widget Pertanyaan Pemantik Interaktif bergaya Duolingo sebelum membaca naskah.
Langkah 2 (Menyelami Kisah): Baca teks cerita bab demi bab (Babak 1 s.d. 5). Klik ikon Audio untuk mendengarkan ekspresi dialog sakti Datu Mabrur dan desah parau Raja Ikan Todak.
Langkah 3 (Membedah Kaidah Sastra): Cermati Kotak Bedah Materi Sastra di setiap bab untuk memahami teori sastra, struktur plot, dan makna kosakata arkais bergaris bawah.
Langkah 4 (Menuntaskan Misi Interaktif): Mainkan game interaktif (Wordwall/teka-teki) di akhir bab. Jika menggunakan layar HP yang kecil, klik tombol "📲 Buka Game Layar Penuh" atau pindai QR Code yang tersedia.
Langkah 5 (Refleksi Diri & Metakognisi): Isi Lembar Refleksi Diri di Halaman 31 untuk mengendapkan nilai-nilai kearifan lokal yang kamu dapatkan.
Kartu Kanan: 🎓 Petunjuk Penggunaan Bagi Guru / Pendidik
Peran Sebagai Fasilitator Belajar:
E-modul ini mengusung pendekatan Student-Centered Learning (Kurikulum Merdeka). Guru berperan sebagai fasilitator, pemantik nalar kritis, dan pemandu diskusi nilai kearifan lokal Banjar.
Pemanfaatan Pertanyaan Pemantik Interaktif:
Arahkan peserta didik merespons pertanyaan pemantik interaktif (HTML embed) di setiap awal bab (Halaman 7, 12, 17, 22, 27) setelah mengamati Cover Bab masing-masing untuk memantik rasa ingin tahu (curiosity-driven learning) sebelum memasuki teks cerita.
Skenario & Integrasi Pembelajaran di Kelas:
Model Flipped Classroom: Peserta didik menyimak audio narasi dan membaca teks mandiri di rumah, kemudian jam kelas difokuskan untuk mendiskusikan nilai kehidupan dan membedah kearifan lokal Sa-Ijaan.
Model Blended Learning / Kolaboratif: Pembelajaran dilakukan di laboratorium komputer atau kelas berbasis gawai (BYOD) secara berpasangan/kelompok saat menyelesaikan misi interaktif Wordwall.
Bimbingan Aktivitas Interaktif & Diferensiasi:
Dampingi siswa saat membedah unsur kemustahilan dan nilai budaya lokal pada Kotak Bedah Materi.
Bagi peserta didik yang mengalami kesulitan memahami kosakata Melayu klasik, arahkan untuk memanfaatkan fitur Glosarium Terpadu pada Halaman 33.
Pastikan peserta didik yang menggunakan smartphone mengakses tautan layar penuh (fullscreen) agar aktivitas game interaktif berjalan maksimal.
Evaluasi & Tindak Lanjut:
Pantau ketuntasan misi gamifikasi bab 1 s.d. 5 dan isian Lembar Refleksi Diri (Halaman 31).
Instrumen evaluasi sumatif komprehensif (Pre-Test dan Post-Test 20 Soal HOTS) tersedia pada Lampiran Instrumen Penelitian Skripsi terpisah.
[🔊 Ikon Speaker / Audio Waveform] : Klik untuk mendengarkan lantunan suara narator dan dialog sakti para tokoh.
[🎬 Ikon Pemutar Video / Play] : Klik untuk menyaksikan animasi cuplikan adegan pertempuran laut.
[🎮 Ikon Stik Game / Misi] : Klik untuk memainkan misi interaktif dan kuis gamifikasi di dalam lembar flipbook.
[📲 Ikon Layar Penuh / QR Code] : Akses cepat membuka game Wordwall di tab peramban penuh (optimal untuk gawai seluler).
[📖 Ikon Naskah Glosarium] : Klik untuk langsung melompat ke daftar arti kosakata arkais Melayu klasik.
[💡 Ikon Pemantik Nalar] : Berinteraksi dengan kartu dilema moral dan pemantik kritis di setiap awal bab.
🎨 TATA LETAK VISUAL CANVA / FIGMA
Format Kanvas: A4 Portrait (2480 x 3508 piksel).
Latar Belakang: Tekstur perkamen gading bahari klasik (#F8F4EB) dengan ornamen garis batas ganda keemasan (antique gold border) di sekeliling halaman.
Komposisi 4 Zona Infografis:
Header/Banner Atas (Tinggi 18%): Kotak berlatar Deep Ocean Teal transparan dengan tipografi judul serif megah dan sasaran pembelajaran.
Kartu Petunjuk Siswa (Kiri, Lebar 48%, Tinggi 52%): Berbingkai pita emas bahari dengan ikon kompas penjelajah di pojok kiri atas kartu. Teks butir tersusun rapi dengan hierarki tipografi sans-serif modern yang mudah dibaca.
Kartu Petunjuk Guru (Kanan, Lebar 48%, Tinggi 52%): Berbingkai ornamen khas naskah nakhoda dengan ikon topi wisuda/buku panduan di pojok kanan atas kartu.
Footer Kamus Simbol (Bawah, Lebar 100%, Tinggi 20%): Grid 2 kolom berisi 6 tombol ikon interaktif Heyzine dengan kontras warna tegas dan label deskripsi ringkas.
⚡ TITIK INTERAKTIVITAS HEYZINE
Tombol Audio Sambutan Panduan (Pojok Kanan Atas Header): Tombol interaktif dengan ikon pemandu bersuara (durasi 20 detik): "Selamat datang di lembar panduan E-Modul Hikayat Sa-ijaan dan Ikan Todak. Silakan cermati langkah belajar dan kenali fungsi tombol interaktif sebelum memulai petualangan..."
Hyperlink Pintas di Bawah Halaman: Tombol beranimasi lembut "Mulai Bab 1: Pengertian & Karakteristik Teks Hikayat →" yang langsung melompat ke Halaman 6 (Go to Page 6).
Tidak memerlukan aset AI khusus atau menggunakan aset grafis vektor Canva.
HAL 6
COVER BAB 1 (PENGERTIAN & KARAKTERISTIK TEKS HIKAYAT)
Bab 1: Pengertian & Karakteristik Teks Hikayat
📂 Bab 1 - Chapter Divider & Cover Pembuka📐 Poster Vertikal Penuh (Rasio 3:4), Tipografi Judul Bab Emas Mewah (Royal Gold #C89B3C) di Bagian Atas, Ilustrasi Oil Painting Megah Datu Mabrur Bertapa di Tengah Fajar Kencana, Ornamen Bingkai Sasirangan Halus di Tepi Kanvas, dan Plakat Kutipan Mutiara Sastra Melayu Klasik di Bagian Bawah.👤 Datu Mabrur (Ulama & Pertapa Arif Nusantara Asal Banjar)💡 Mengenal Hakikat Sastra Klasik Nusantara & Keteguhan Pertapaan Datu Mabrur
📜 KONTEN TEKS & COPYWRITING
Nomor & Judul Bab
BAB 1
PENGERTIAN & KARAKTERISTIK TEKS HIKAYAT
Sub-Judul Tematik / Fokus Cerita
"Mengenal Hakikat Sastra Klasik Nusantara & Keteguhan Pertapaan Datu Mabrur"
Kutipan Mutiara Hikayat / Prolog Puitis
"Bukanlah intan permata yang dipinta sang pertapa dalam sepi samudra, melainkan sejengkal tanah berkah tempat anak cucu menyemai kehidupan dan menjaga budi pekerti luhur."
Identitas Tokoh & Latar
Tokoh Kunci : Datu Mabrur
Latar Tempat: Di atas batu karang, antara Selat Laut dan Selat Makassar
Nilai Luhur : Altruisme (kepedulian antargenerasi), keikhlasan, dan keteguhan ikhtiar batin
🎨 TATA LETAK VISUAL CANVA / FIGMA
Kanvas: A4 Portrait (2480 x 3508 piksel).
Background: Latar poster penuh CVR_Bab1_Pertapaan_Datu.png (Rasio 3:4) dengan perpaduan warna biru samudra, toska fajar, dan kilau keemasan.
Area Atas (Negative Space): Nomor bab "BAB 1" beraksen font serif megah (Cinzel Decorative / Cinzel Bold) berwarna emas kencana (#C89B3C) dengan drop-shadow lembut. Judul bab "PENGERTIAN & KARAKTERISTIK TEKS HIKAYAT" kapital tegas berjarak huruf proporsional.
Area Tengah: Ilustrasi visual Datu Mabrur duduk bersila khusyuk dan ramah berbalut busana otentik Banjar (Laung destar motif Sasirangan, baju kurung nila, dan sarung Sasirangan jingga-kuning) memancarkan pendaran aura keemasan lembut.
Area Bawah: Kotak plakat kutipan mutiara berlatar krem semi-transparan dengan garis batas ornamen sulur Banjar emas. Di pojok kanan bawah terdapat tombol CTA elegan: "Buka Babak 1: Pemantik & Kisah →".
⚡ TITIK INTERAKTIVITAS HEYZINE
Mode Tampilan: Clean Flipbook Style (halaman pembatas visual estetik yang memberi jeda kontemplatif sebelum membaca).
Navigasi Pintas: Tombol "Buka Babak 1: Pemantik & Kisah →" di pojok kanan bawah memiliki hyperlink internal langsung ke Halaman 7 (Go to Page 7).
🤖 KEBUTUHAN ASET MEDIA & PROMPT AI
Nama Aset : CVR_Bab1_Pertapaan_Datu.png
Format & Rasio: PNG High-Res, Rasio 3:4 Portrait
Panduan Prompt: Merujuk pada file Panduan_Prompt_Google_Flow_Aset_Hikayat.md (Bagian 2 - CVR 01).
PEMBUKA BAB 1 (AWAL PERJALANAN DATU MABRUR) & WIDGET PEMANTIK
Bab 1: Pengertian & Karakteristik Teks Hikayat
📂 Bab 1 - Halaman Pembuka & Pemantik Nalar📐 Ilustrasi Besar 50% Layar Atas, Kotak Audio Narasi & Prolog (Tengah), Frame Widget HTML Pemantik Nalar Interaktif Duolingo-Style di Bawah (35% Layar)
📜 KONTEN TEKS & COPYWRITING
Prolog Bab
Di antara dua selat yang bergolak, seorang tokoh sakti duduk bersila dalam keheningan yang tak tergoyahkan. Siang dan malam berpadu dengan debur ombak dan amukan badai. Bukan harta atau takhta yang ia damba, melainkan sebuah daratan masa depan bagi anak cucunya kelak. Mari kita selami kisah awal Datu Mabrur!
Kutipan Mutiara Bab
"Sebermula ada seorang Datu yang sakti mandraguna sedang bertapa di tengah laut. Tiada ia bergeming diempas gelombang..."
Petunjuk Interaktif Audio & Pemantik
Tekan tombol Audio di samping untuk mendengarkan narasi pembuka suara debur ombak dan petikan gambus Melayu!
Jawablah Pertanyaan Pemantik Interaktif di bawah ini sebelum kamu mulai membaca naskah cerita!
🎨 TATA LETAK VISUAL CANVA / FIGMA
Area atas: Ilustrasi digital Datu Mabrur bertapa di atas karang di tengah deburan ombak Selat Makassar (ASET 02).
Di tengah: Kotak teks prolog berlatar warna kertas kuno dengan bingkai sulur emas.
Di bawah: Kotak bingkai kosong bergaris emas elegan berlabel "[AREA SEMATAN WIDGET HTML PEMANTIK INTERAKTIF BAB 1]".
Di pojok kanan bawah: Tombol navigasi (CTA): "Mulai Membaca Kisah Bab 1 →".
Widget HTML standalone siap semat di Heyzine melalui menu Web / Iframe.
Fitur Audio Player Heyzine: Sematkan file AUD_Narasi_Bab1.mp3 (Narasi suara bernuansa hikayat klasik diiringi efek suara debur ombak dan petikan instrumen gambus lembut, durasi 45 detik).
Fitur Iframe Embed Heyzine (Pertanyaan Pemantik Interaktif Bab 1):
Fungsi: Menguji nalar kritis siswa melalui simulasi dilema moral Duolingo-style (memilih kenyamanan pribadi vs berkorban demi masa depan) dengan umpan balik reflektif instan dan efek suara Web Audio API sintetis.
Link internal ke Halaman 8: Tombol "Mulai Membaca Kisah Bab 1 →" (Go to Page 8).
🤖 KEBUTUHAN ASET MEDIA & PROMPT AI
🤖 Prompt Generator AI (Google Flow / Midjourney)
A heartwarming 2D animated storybook scene of wise Indonesian sage Datu Mabrur wearing traditional Banjar Laung headdress and modest indigo tunic with Sasirangan wrap, meditating peacefully on a flat sea stone between Strait of Laut and Makassar Strait at golden sunset, friendly tropical fish swimming around, soft golden aura, Klaus and Disney 2D cartoon style, zero greek toga, zero bare chest, zero caucasian features --ar 4:3
Nama Aset : IMG_Bab1_DatuMabrur_Bertapa.png
Prompt AI : "A heartwarming 2D animated storybook scene of wise Indonesian sage Datu Mabrur wearing traditional Banjar Laung headdress and modest indigo tunic with Sasirangan wrap, meditating peacefully on a flat sea stone between Strait of Laut and Makassar Strait at golden sunset, friendly tropical fish swimming around, soft golden aura, Klaus and Disney 2D cartoon style, zero greek toga, zero bare chest, zero caucasian features --ar 4:3"
Aset Audio : AUD_Narasi_Bab1.mp3 (Narasi pembuka membacakan penggalan awal cerita dengan suara berat berwibawa).
Aset Widget : widgets/pemantik-interaktif/pemantik_bab1.html
📂 Bab 1 - Naskah Cerita📐 Naskah Gaya Manuskrip 2 Kolom, Drop Cap Huruf "M", Highlight Kosakata Penting
📜 KONTEN TEKS & COPYWRITING
[Drop Cap Emas: M]
Menurut sahibul hikayat, sebermula ada seorang Datu yang [sakti mandraguna] sedang bertapa di tengah laut. Namanya Datu Mabrur. Ia bertapa di antara [Selat Laut] dan [Selat Makassar].
Siang-malam ia bersemadi di batu karang, di antara percikan buih, debur ombak, angin, gelombang, dan badai topan. Ia memohon kepada Sang Pencipta agar diberi sebuah pulau. Pulau itu akan menjadi tempat bermukim bagi anak-cucu dan keturunannya kelak.
Tiada sebersit pun niat di dalam hatinya untuk meminta kemewahan duniawi, emas intan, ataupun istana megah. Baginya, keselamatan dan kemakmuran anak keturunannyalah yang paling utama di hadapan Sang Maha Kuasa.
Kotak Catatan Glosarium Mini di Bagian Bawah Halaman
Sahibul hikayat : Pemilik / penutur cerita (frasa pembuka khas hikayat).
Sakti mandraguna : Memiliki kekuatan gaib yang luar biasa dan tiada tanding.
Bersemadi : Duduk memusatkan pikiran dan doa secara khusyuk (bertapa).
🎨 TATA LETAK VISUAL CANVA / FIGMA
Teks tersusun rapi dengan tipografi serif klasik (Lora). Kata-kata arkais diberi latar kuning keemasan (highlight lembut).
Ornamen pembatas bab bergaya sulur Banjar di antara kolom teks.
⚡ TITIK INTERAKTIVITAS HEYZINE
Fitur Popup Link Heyzine: Klik pada kata sahibul hikayat atau mandraguna memunculkan jendela sembulan (popup image/text) yang menjelaskan asal usul kata bahasa Melayu klasik tersebut.
Tidak memerlukan aset AI khusus atau menggunakan aset grafis vektor Canva.
HAL 9
KOTAK BEDAH MATERI SASTRA BAB 1
Bab 1: Pengertian & Karakteristik Teks Hikayat
📂 Bab 1 - Materi Inti Kurikulum📐 Tatanan 2 Kolom Berisi Kartu Konsep Berwarna Deep Ocean Blue & Emas
📜 KONTEN TEKS & COPYWRITING
Kartu 1: Apa Itu Hikayat?
Kata hikayat berasal dari bahasa Arab haka yang berarti menceritakan, mewartakan, menirukan, atau melukiskan. Hikayat merupakan karya sastra lama Melayu berbentuk prosa yang berisi kisah rekaan, keagamaan, sejarah, kepahlawanan, hingga silsilah. Sastra ini dibaca sebagai pelipur lara, pembangkit semangat juang, dan sarana pewarisan nilai kebajikan antar-generasi.
Kartu 2: Karakteristik Khas yang Ditemukan di Bab 1
Anonim: Nama pengarang aslinya tidak diketahui karena cerita dituturkan secara lisan turun-temurun.
Kesaktian Tokoh: Datu Mabrur digambarkan memiliki kesaktian luar biasa (mandraguna) yang mampu bertapa siang-malam di atas batu karang tanpa tergeming oleh ombak dan badai.
Penggunaan Ungkapan Arkais: Pembukaan kisah menggunakan formula bahasa Melayu klasik seperti “Menurut sahibul hikayat...” dan “sebermula...”.
Latar Cerita Nyata Berpadu Mitologi: Menyebutkan Selat Laut dan Selat Makassar (Kalimantan Selatan) yang dikaitkan dengan peristiwa mitos terciptanya daratan.
Kartu 3: Sudut Pandang Narator Hikayat
Hikayat Sa-Ijaan dan Ikan Todak dituturkan menggunakan sudut pandang orang ketiga serba tahu (omniscient third-person narrator). Artinya, narator mengetahui seluruh peristiwa, pikiran, dan perasaan batin setiap tokoh tanpa batasan ruang dan waktu. Narator bebas berpindah dari satu tokoh ke tokoh lainnya.
Bukti dalam teks:
"Tiada sebersit pun niat di dalam hatinya untuk meminta kemewahan duniawi..." → Kalimat ini menunjukkan narator mampu membaca isi hati Datu Mabrur yang tidak tampak dari luar.
"...insangnya membuka dan menutup lemah" → Narator juga mengetahui kondisi fisik detail Raja Ikan Todak di sisi lain.
Ciri sudut pandang orang ketiga serba tahu: menggunakan kata ganti "ia", "mereka", dan nama tokoh (bukan "aku" atau "saya"); narator mendeskripsikan pikiran batin yang tidak terucapkan oleh tokoh.
Refleksi Pemantik Kritis
"Ketika kamu membaca pertapaan Datu Mabrur di tengah ganasnya samudra, apa yang terlintas dalam benakmu mengenai tekad dan ketabahannya?"
🎨 TATA LETAK VISUAL CANVA / FIGMA
3 Kartu konsep dengan sudut melengkung berlatar gradasi lembut. Ikon kaca pembesar (magnifying glass) di sudut kartu. Di bawah terdapat kotak refleksi dengan warna latar kuning gading.
⚡ TITIK INTERAKTIVITAS HEYZINE
Tombol Catatan Tambahan (Audio Penjelasan Guru): Durasi 30 detik mengenai asal-usul sastra Melayu klasik.
Tidak memerlukan aset AI khusus atau menggunakan aset grafis vektor Canva.
HAL 10
AKTIVITAS INTERAKTIF: MISI 1 (KENALI DUNIA HIKAYAT)
Bab 1: Pengertian & Karakteristik Teks Hikayat
📂 Bab 1 - Evaluasi Gamifikasi Interaktif📐 Judul Misi Menarik di Atas, Frame Game Iframe Wordwall di Tengah (65% Layar), Kotak Refleksi Diri di Bawah
📜 KONTEN TEKS & COPYWRITING
Instruksi Misi
Sahabat pembelajar, selamat datang di Misi Pertamamu! Buktikan ketajaman membacamu dengan mencocokkan kartu tokoh, latar, dan peristiwa awal hikayat pada game interaktif di bawah ini.
Rincian Soal pada Game Interaktif
Tokoh utama yang bertapa di tengah laut → [Jawaban: Datu Mabrur]
Latar tempat bertapa → [Jawaban: Di batu karang antara Selat Laut & Selat Makassar]
Permohonan utama Datu Mabrur → [Jawaban: Diberi sebuah pulau untuk anak-cucu]
Benar atau Salah: Datu Mabrur bertapa untuk mengejar kekayaan pribadi dan istana emas? → [Jawaban: SALAH]
Umpan Balik / Feedback Game
Jika Benar: "Luar biasa! Datu Mabrur adalah tokoh utama yang luhur budi dan memikirkan masa depan keturunannya."
Jika Kurang Tepat: "Coba cermati kembali Halaman 8, perhatikan tujuan sejati pertapaan Datu Mabrur!"
🎨 TATA LETAK VISUAL CANVA / FIGMA
Kotak bingkai emas interaktif bertuliskan: "[IFRAME WORDWALL MISI 1: MATCH UP TOKOH & LATAR]".
Tombol navigasi di kanan bawah: "Selesai Misi 1 → Menuju Cover Bab 2: Struktur Narasi & Kemustahilan Cerita (Halaman 11)".
⚡ TITIK INTERAKTIVITAS HEYZINE
Iframe Embed Heyzine: Sematan widget game Wordwall tipe "Matching Pairs / Match-up".
Tombol Fallback Link & QR Code ke Wordwall Misi 1.
Tidak memerlukan aset AI khusus atau menggunakan aset grafis vektor Canva.
HAL 11
COVER BAB 2 (STRUKTUR NARASI & KEMUSTAHILAN CERITA)
Bab 2: Struktur Narasi & Kemustahilan Cerita
📂 Bab 2 - Chapter Divider & Cover Pembuka📐 Poster Vertikal Penuh (Rasio 3:4), Tipografi Judul Bab Emas Mewah (Royal Gold #C89B3C) di Bagian Atas, Ilustrasi Dinamis Raja Ikan Todak Melompat Menyerang Karang dan Ditepis Perisai Lembut Datu Mabrur, Ornamen Bingkai Sasirangan Halus di Tepi Kanvas, dan Plakat Kutipan Mutiara Sastra Melayu Klasik di Bagian Bawah.👤 Datu Mabrur & Raja Ikan Todak💡 Membedah Orientasi-Komplikasi & Menepis Amukan Ikan Todak Tanpa Dendam
📜 KONTEN TEKS & COPYWRITING
Nomor & Judul Bab
BAB 2
STRUKTUR NARASI & KEMUSTAHILAN CERITA
Sub-Judul Tematik / Fokus Cerita
"Membedah Orientasi-Komplikasi & Menepis Serangan Ikan Todak dengan Ketenangan Batin"
Kutipan Mutiara Hikayat / Prolog Puitis
"Ombak garang tak dibalas dengan gelombang tandingan. Keteguhan hati laksana karang tegak, menepis amukan tanpa niat melukai, menundukkan amarah dengan welas asih."
Identitas Tokoh & Latar
Tokoh Kunci : Datu Mabrur & Raja Ikan Todak (beserta kawanan prajurit todak)
Latar Tempat: Karang pertapaan di tengah laut yang bergolak
Nilai Luhur : Pengendalian diri, ketabahan menghadapi permusuhan, dan ksatria pantang membalas kejahatan
🎨 TATA LETAK VISUAL CANVA / FIGMA
Kanvas: A4 Portrait (2480 x 3508 piksel).
Background: Latar poster penuh CVR_Bab2_Serangan_Todak.png (Rasio 3:4) dengan perpaduan warna royal indigo, toska elektrik, dan percikan busa ombak putih.
Area Atas (Negative Space): Nomor bab "BAB 2" beraksen font serif megah (Cinzel Decorative / Cinzel Bold) berwarna emas kencana (#C89B3C). Judul bab "AMUKAN PRAJURIT SAMUDRA" kapital tegas berjarak huruf proporsional.
Area Tengah: Ilustrasi visual aksi akrobatik megah Raja Ikan Todak melesat dari ombak toska, moncong gergaji permata menyala keemasan beradu lembut dengan busur perisai pelindung Datu Mabrur yang tenang tersenyum.
Area Bawah: Kotak plakat kutipan mutiara berlatar krem semi-transparan dengan garis batas ornamen sulur Banjar emas. Di pojok kanan bawah terdapat tombol CTA elegan: "Buka Babak 2: Pemantik & Kisah →".
⚡ TITIK INTERAKTIVITAS HEYZINE
Mode Tampilan: Clean Flipbook Style (halaman pembatas visual estetik yang memberi jeda kontemplatif sebelum membaca).
Navigasi Pintas: Tombol "Buka Babak 2: Pemantik & Kisah →" di pojok kanan bawah memiliki hyperlink internal langsung ke Halaman 12 (Go to Page 12).
🤖 KEBUTUHAN ASET MEDIA & PROMPT AI
Nama Aset : CVR_Bab2_Serangan_Todak.png
Format & Rasio: PNG High-Res, Rasio 3:4 Portrait
Panduan Prompt: Merujuk pada file Panduan_Prompt_Google_Flow_Aset_Hikayat.md (Bagian 2 - CVR 02).
PEMBUKA BAB 2 (SERANGAN IKAN TODAK) & WIDGET PEMANTIK
Bab 2: Struktur Narasi & Kemustahilan Cerita
📂 Bab 2 - Halaman Pembuka & Pemantik Nalar📐 Frame Video Animasi Interaktif di Atas, Prolog Cerita di Tengah, Frame Sematan Pertanyaan Pemantik Duolingo-Style di Bawah
📜 KONTEN TEKS & COPYWRITING
Prolog Bab
Laut yang tadinya tenang tiba-tiba bergolak dahsyat! Dari kegelapan samudra, melesat ribuan moncong tajam bergerigi. Ikan Todak raksasa melompat ke udara, membelah ombak untuk menyerang sang petapa. Namun, apakah kesaktian Datu Mabrur dapat digoyahkan oleh prajurit samudra ini? Mari kita saksikan pertempurannya!
Petunjuk Aktivitas Pembuka Bab 2
Klik tombol Play pada jendela video di bawah ini untuk menyaksikan visualisasi detik-detik serangan Ikan Todak!
Jawablah Pertanyaan Pemantik Interaktif Bab 2 di bawah ini sebelum kamu membaca teks pertempuran!
🎨 TATA LETAK VISUAL CANVA / FIGMA
Area pemutar video horizontal diapit ornamen tiang kuno kerajaan di bagian atas.
Teks prolog di bagian tengah dengan bingkai pita kertas tua.
Di bawah: Kotak bingkai kosong bergaris emas elegan berlabel "[AREA SEMATAN WIDGET HTML PEMANTIK INTERAKTIF BAB 2]".
Di sudut kanan bawah: Tombol navigasi (CTA): "Mulai Membaca Kisah Bab 2 → (Halaman 13)".
Widget HTML standalone siap semat di Heyzine melalui menu Web / Iframe.
Fitur Video Embed Heyzine: Sematkan video loop / MP4 animasi serangan Ikan Todak (VID_Animasi_Serangan_Todak.mp4, durasi 20 detik, menampilkan ikan todak melompat dari laut dan terpental oleh perisai gaib Datu Mabrur).
Ikon audio pendamping: Efek cipratan air dan desisan ikan todak.
Fitur Iframe Embed Heyzine (Pertanyaan Pemantik Interaktif Bab 2):
Fungsi: Mengasah nalar reflektif siswa dalam membedah konflik ruang hidup (merespons serangan dengan ketenangan & kearifan vs balas dendam kekerasan) dengan umpan balik instan Duolingo-style.
Link internal ke Halaman 13: Tombol "Mulai Membaca Kisah Bab 2 →" (Go to Page 13).
🤖 KEBUTUHAN ASET MEDIA & PROMPT AI
Nama Aset : VID_Animasi_Serangan_Todak.mp4 / GIF_Serangan_Todak.gif
Prompt AI Video / Visual : "Delightful 2D animated cartoon sequence in Klaus and Disney style, a charismatic turquoise sawfish leaping acrobatically out of curling turquoise waves toward wise elderly Indonesian sage Datu Mabrur wearing traditional Banjar Laung headdress and indigo tunic, gentle golden bubble shield repelling the fish harmlessly with sparkling water droplets, friendly Indonesian folklore action, zero 3D CGI, zero greek toga, zero bare chest --ar 16:9"
Aset Widget : widgets/pemantik-interaktif/pemantik_bab2.html
TEKS CERITA BAB 2 (PERTEMPURAN & DIALOG DENGAN RAJA TODAK)
Bab 2: Struktur Narasi & Kemustahilan Cerita
📂 Bab 2 - Naskah Cerita📐 Teks Narasi & Dialog Warna Tokoh Berbeda (Datu Mabrur: Navy; Raja Todak: Cokelat Gelap)
📜 KONTEN TEKS & COPYWRITING
[Hatta], ketika laut tenang, seekor ikan besar tiba-tiba muncul dari permukaan laut dan terbang menyerangnya. Tanpa beringsut dari tempat duduk maupun membuka mata, Datu Mabrur menepis serangan mendadak itu.
Ikan itu terpelanting dan jatuh di karang. Setelah jatuh ke air, ikan itu menyerang lagi. Demikian berulang-ulang. Di sekeliling karang, ribuan ikan lain mengepung, memperlihatkan gigi mereka yang panjang dan tajam, seakan prajurit siap tempur. Pada serangannya yang terakhir, ikan itu terpelanting jatuh persis saat Datu Mabrur membuka matanya.
“Hai, ikan! Apa maksudmu mengganggu semadiku? Ikan apa kamu?” tanya Datu Mabrur tegas.
“Aku ikan todak, Raja Ikan Todak yang menguasai perairan ini. Semadimu membuat lautan bergelora! Kami terusik dan aku memutuskan untuk menyerangmu. Tapi, engkau memang sakti, Datu Mabrur. Aku takluk,” katanya terengah-engah, megap-megap. Matanya berkedip menahan sakit, tubuhnya terjepit di sela karang tajam.
“Jadi, itu rakyatmu?” Datu Mabrur menunjuk ribuan ikan yang mengepung karang.
“Ya, Datu. Tapi sebelum menyerang tadi, kami telah bersepakat: jika aku kalah, kami akan menyerah dan mematuhi apa pun titah perintahmu!”
🎨 TATA LETAK VISUAL CANVA / FIGMA
Naskah dialog diatur dengan gelembung kutipan sastra klasik. Kata Hatta diberi sorotan warna amber terang.
Ilustrasi kecil di sudut bawah: Ikan todak terjepit di karang dengan mata memelas.
⚡ TITIK INTERAKTIVITAS HEYZINE
Fitur Audio Player Heyzine: Sematkan dialog bersuara ganda (AUD_Dialog_Bab2.mp3): Suara Datu Mabrur yang tenang menggelegar dan suara Raja Ikan Todak yang parau kehabisan napas.
Tidak memerlukan aset AI khusus atau menggunakan aset grafis vektor Canva.
HAL 14
KOTAK BEDAH MATERI SASTRA BAB 2
Bab 2: Struktur Narasi & Kemustahilan Cerita
📂 Bab 2 - Materi Inti Kurikulum📐 Infografis Diagram Alur Cerita & Tabel Identifikasi Karakteristik
📜 KONTEN TEKS & COPYWRITING
1. Struktur Cerita: Dari Orientasi Menuju Komplikasi
Orientasi (Bab 1): Mengenalkan siapa Datu Mabrur, tempat pertapaannya, dan tujuannya memohon pulau.
Komplikasi (Bab 2): Puncak ketegangan ketika muncul rintangan/masalah berupa serangan ribuan ikan todak yang merasa terusik oleh pertapaan Datu Mabrur. Terjadilah pertarungan fisik dan mental.
2. Karakteristik Sastra Hikayat di Bab 2
Kemustahilan: Peristiwa yang di luar nalar manusia nyata:
Ikan laut dapat terbang melayang menyerang manusia di darat batu karang.
Hewan (Raja Ikan Todak) memiliki akal budi dan mampu bercakap-cakap fasih dengan bahasa manusia.
Kesaktian Tokoh Utama:
Datu Mabrur mampu menangkis serangan ikan bermoncong gergaji tanpa beringsut dari duduknya dan tanpa membuka mata.
Pertanyaan Kritis Penyelidikan
"Apakah menurutmu konflik antara Datu Mabrur dan Raja Todak disebabkan oleh kejahatan murni, atau karena kesalahpahaman ruang hidup? Jelaskan alasanmu!"
🎨 TATA LETAK VISUAL CANVA / FIGMA
Diagram garis panah evolusi struktur alur hikayat: Orientasi → Komplikasi → Resolusi → Koda.
Kotak perbandingan: "Fakta Dunia Nyata vs Kemustahilan Hikayat".
⚡ TITIK INTERAKTIVITAS HEYZINE
Hotspot Interaktif: Klik pada kotak "Kemustahilan" untuk membuka popup teks penjelasan teoritis dari KBBI & pendapat ahli sastra (Baried dkk.).
Tidak memerlukan aset AI khusus atau menggunakan aset grafis vektor Canva.
HAL 16
COVER BAB 3 (UNSUR INTRINSIK & KARAKTER TOKOH)
Bab 3: Unsur Intrinsik & Karakter Tokoh
📂 Bab 3 - Chapter Divider & Cover Pembuka📐 Poster Vertikal Penuh (Rasio 3:4), Tipografi Judul Bab Emas Mewah (Royal Gold #C89B3C) di Bagian Atas, Ilustrasi Penuh Kehangatan Datu Mabrur Mengobati Raja Todak dengan Kilau Bintang Emas Kesembuhan di Atas Karang, Ornamen Bingkai Sasirangan Halus di Tepi Kanvas, dan Plakat Kutipan Mutiara Sastra Melayu Klasik di Bagian Bawah.👤 Datu Mabrur & Raja Ikan Todak (Sahabat Ikrar)💡 Menelaah Perwatakan, Latar, & Makna Luhur Perjanjian Suci Sa-Ijaan
📜 KONTEN TEKS & COPYWRITING
Nomor & Judul Bab
BAB 3
UNSUR INTRINSIK & KARAKTER TOKOH
Sub-Judul Tematik / Fokus Cerita
"Menelaah Perwatakan Tokoh, Latar Sastra, & Ikrar Suci Sa-Ijaan"
Kutipan Mutiara Hikayat / Prolog Puitis
"Musuh yang tertunduk diangkat menjadi sahabat. Sebutir kata ikrar lebih kokoh dari baja, diikat sumpah suci penghuni daratan dan samudra: Sa-Ijaan, seiring sejalan, seia sekata."
Identitas Tokoh & Latar
Tokoh Kunci : Datu Mabrur & Raja Ikan Todak
Latar Tempat: Karang pertapaan saat senja temaram bernuansa damai
Nilai Luhur : Integritas janji, welas asih tanpa pamrih harta, dan kesetaraan persaudaraan
🎨 TATA LETAK VISUAL CANVA / FIGMA
Kanvas: A4 Portrait (2480 x 3508 piksel).
Background: Latar poster penuh CVR_Bab3_Ikrar_Sahabat.png (Rasio 3:4) dengan kehangatan warna peach, amber sunset, dan toska laut tenang.
Area Atas (Negative Space): Nomor bab "BAB 3" beraksen font serif megah (Cinzel Decorative / Cinzel Bold) berwarna emas kencana (#C89B3C). Judul bab "UNSUR INTRINSIK & KARAKTER TOKOH" kapital tegas berjarak huruf proporsional.
Area Tengah: Ilustrasi visual Datu Mabrur berlutut ramah mengusap sirip Raja Ikan Todak; pendaran magis bintang-bintang keemasan memancar lembut menyembuhkan luka, dikelilingi todak-todak cilik yang tersenyum lega.
Area Bawah: Kotak plakat kutipan mutiara berlatar krem semi-transparan dengan garis batas ornamen sulur Banjar emas. Di pojok kanan bawah terdapat tombol CTA elegan: "Buka Babak 3: Pemantik & Kisah →".
⚡ TITIK INTERAKTIVITAS HEYZINE
Mode Tampilan: Clean Flipbook Style (halaman pembatas visual estetik yang memberi jeda kontemplatif sebelum membaca).
Navigasi Pintas: Tombol "Buka Babak 3: Pemantik & Kisah →" di pojok kanan bawah memiliki hyperlink internal langsung ke Halaman 17 (Go to Page 17).
🤖 KEBUTUHAN ASET MEDIA & PROMPT AI
Nama Aset : CVR_Bab3_Ikrar_Sahabat.png
Format & Rasio: PNG High-Res, Rasio 3:4 Portrait
Panduan Prompt: Merujuk pada file Panduan_Prompt_Google_Flow_Aset_Hikayat.md (Bagian 2 - CVR 03).
PEMBUKA BAB 3 (SA-IJAAN: SEIA SEKATA) & WIDGET PEMANTIK
Bab 3: Unsur Intrinsik & Karakter Tokoh
📂 Bab 3 - Halaman Pembuka & Pemantik Nalar📐 Ilustrasi Sentral Datu Mabrur Mengusap Ikan Todak di Atas, Prolog Cerita di Tengah, Frame Sematan Pertanyaan Pemantik Duolingo-Style di Bawah
📜 KONTEN TEKS & COPYWRITING
Prolog Bab
Kekuatan sejati bukanlah tentang menindas yang kalah, melainkan kemampuan untuk memaafkan dan mengulurkan tangan pertolongan. Di atas karang berdarah, sebuah perjanjian luhur terukir antara manusia dan penguasa laut—sebuah ikrar yang kelak melahirkan semboyan abadi: Sa-Ijaan, Seiring Sejalan, Seia Sekata!
Petunjuk Aktivitas Pembuka Bab 3
Dengarkan percakapan mengharukan saat Datu Mabrur menyembuhkan luka Raja Ikan Todak dengan menekan tombol Audio!
Jawablah Pertanyaan Pemantik Interaktif Bab 3 di bawah ini sebelum menelusuri naskah ikrar damai!
🎨 TATA LETAK VISUAL CANVA / FIGMA
Ilustrasi Datu Mabrur berlutut lembut melepaskan ikan todak dari jepitan karang, tangan kanannya memancarkan cahaya hangat penyembuhan.
Latar langit senja merona merah keemasan.
Di bawah: Kotak bingkai kosong bergaris emas elegan berlabel "[AREA SEMATAN WIDGET HTML PEMANTIK INTERAKTIF BAB 3]".
Di sudut kanan bawah: Tombol navigasi (CTA): "Mulai Membaca Kisah Bab 3 → (Halaman 18)".
Widget HTML standalone siap semat di Heyzine melalui menu Web / Iframe.
Fitur Audio Player Heyzine: Sematkan file AUD_Perjanjian_SaIjaan.mp3 (Petikan gambus syahdu mengiringi sumpah setia Raja Ikan Todak dan ikrar Sa-Ijaan Datu Mabrur, durasi 50 detik).
Fitur Iframe Embed Heyzine (Pertanyaan Pemantik Interaktif Bab 3):
Fungsi: Mengajak siswa merefleksikan kekuatan belas kasih (compassion) dan rekonsiliasi dibanding dendam kesumat, dengan umpan balik reflektif instan Duolingo-style.
Link internal ke Halaman 18: Tombol "Mulai Membaca Kisah Bab 3 →" (Go to Page 18).
🤖 KEBUTUHAN ASET MEDIA & PROMPT AI
🤖 Prompt Generator AI (Google Flow / Midjourney)
A touching and heartwarming 2D storybook cartoon scene, wise Indonesian sage Datu Mabrur in traditional Banjar headdress and modest indigo tunic gently healing the charismatic sawfish king with sparkling golden magical starlight, serene sea sunset, Klaus and Cartoon Saloon fairy tale style, zero greek toga, zero bare chest, zero caucasian features --ar 4:3
Nama Aset : IMG_Bab3_Penyembuhan_RajaTodak.png
Prompt AI : "A touching and heartwarming 2D storybook cartoon scene, wise Indonesian sage Datu Mabrur in traditional Banjar headdress and modest indigo tunic gently healing the charismatic sawfish king with sparkling golden magical starlight, serene sea sunset, Klaus and Cartoon Saloon fairy tale style, zero greek toga, zero bare chest, zero caucasian features --ar 4:3"
Aset Widget : widgets/pemantik-interaktif/pemantik_bab3.html
TEKS CERITA BAB 3 (PERJANJIAN & KEAJAIBAN KESEMBUHAN)
Bab 3: Unsur Intrinsik & Karakter Tokoh
📂 Bab 3 - Naskah Cerita📐 Teks 2 Kolom Elegan, Highlight Nilai Moral & Ungkapan Adat Banjar
📜 KONTEN TEKS & COPYWRITING
“Datu, tolonglah aku. Obati luka-lukaku dan kembalikanlah aku ke laut. Kalau terlalu lama di darat, aku bisa mati. Atas nama rakyatku, aku berjanji akan mengabdi padamu, bila engkau menolongku...” Raja Ikan Todak mengiba-iba. Seolah sulit bernapas, insangnya membuka dan menutup lemah.
“Baiklah,” Datu Mabrur berdiri. “Sebagai sesama makhluk ciptaan-Nya, aku akan menolongmu.”
“Apa pun permintaanmu, kami akan memenuhinya. Datu ingin istana bawah laut yang terbuat dari emas dan permata? Ingin dilayani putri duyung dan gurita? Atau ingin berkeliling dunia bersama paus dan lumba-lumba?” tawar Raja Todak.
“Tidak. Aku tak punya keinginan pribadi. Semadiku ini semata-mata demi masa depan anak-cucuku nanti...” Datu Mabrur pun menceritakan harapannya akan sebuah pulau tempat bermukim.
“Akan kukerahkan rakyatku, seluruh penghuni lautan dan samudra! Sebelum fajar menyingsing esok pagi, impianmu akan terwujud. Aku bersumpah!” sahut Raja Ikan Todak.
Datu Mabrur tersenyum bijak. “Baiklah. Tapi kita harus membuat perjanjian suci. Sejak detik ini kita harus [sa-ijaan, seiring sejalan. Seia sekata], sampai ke anak-cucu kita. Kita harus [rakat mufakat, bantu-membantu, bahu-membahu]. Setuju?”
“Setuju, Datu!”
Datu Mabrur mengusap tubuh ikan itu dengan penuh kelembutan. Ajaib! Seketika itu juga darah mengering, luka di kulitnya menutup rapat dan licin kembali. Datu Mabrur mengangkatnya lalu melepaskannya ke ombak. Ribuan ikan melompat-lompat bersuka ria sambil berseru gembira: “Sa-ijaan! Sa-ijaan!”
🎨 TATA LETAK VISUAL CANVA / FIGMA
Teks tersusun rapi dengan highlight keemasan pada kata sa-ijaan, seiring sejalan, seia sekata dan rakat mufakat.
Banner bawah bertuliskan: "Filosofi Kotabaru: Sa-Ijaan bermakna seia-sekata, satu hati dalam kebersamaan."
⚡ TITIK INTERAKTIVITAS HEYZINE
Hotspot Interaktif: Klik pada banner Sa-Ijaan untuk memunculkan gambar lambang Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan dengan motto "Sa-Ijaan".
Tidak memerlukan aset AI khusus atau menggunakan aset grafis vektor Canva.
HAL 19
KOTAK BEDAH MATERI SASTRA BAB 3
Bab 3: Unsur Intrinsik & Karakter Tokoh
📂 Bab 3 - Materi Inti Kurikulum📐 2 Kotak Analisis Komparatif Nilai Sastra & Lembar Refleksi Karakter
📜 KONTEN TEKS & COPYWRITING
1. Nilai Moral dalam Hikayat
Nilai moral berkaitan dengan budi pekerti, akhlak mulia, dan ketulusan hati tokoh dalam bertindak:
Ketulusan Datu Mabrur: Menolong musuh yang sudah tak berdaya tanpa menaruh dendam dan menolak tawaran harta istana emas bawah laut karena tidak memiliki keserakahan pribadi.
Tanggung Jawab Raja Todak: Mengakui kekalahan dengan ksatria dan menjaga kehormatan dengan bersumpah memenuhi janji demi keselamatan rakyatnya.
2. Nilai Sosial dalam Hikayat
Nilai sosial berkaitan dengan interaksi antar-individu dalam menciptakan tatanan hidup yang harmonis:
Konsep Sa-Ijaan: Menjunjung tinggi musyawarah (rakat mufakat), gotong royong (bantu-membantu), dan kesetaraan (bahu-membahu).
Hubungan yang awalnya berupa konflik dan permusuhan diubah menjadi kemitraan saling menguntungkan (simbiosis mutualisme) melalui perjanjian damai.
Refleksi Diri Pembelajar
"Jika kamu berada di posisi Datu Mabrur—setelah sebelumnya diserang tanpa ampun—apakah kamu bersedia memaafkan dan mengobati musuhmu? Pelajaran moral apa yang dapat kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari bersama temanmu?"
🎨 TATA LETAK VISUAL CANVA / FIGMA
Kotak nilai moral dihiasi ikon timbangan keadilan berwarna emas; kotak nilai sosial dihiasi ikon jabat tangan persaudaraan.
Di bawahnya disediakan area memo catatan refleksi siswa.
⚡ TITIK INTERAKTIVITAS HEYZINE
Form Interaktif Mini / Link Padlet: Siswa dapat mengklik tombol "Tulis Refleksimu" untuk berbagi pendapat singkat.
Tidak memerlukan aset AI khusus atau menggunakan aset grafis vektor Canva.
HAL 21
COVER BAB 4 (KAIDAH KEBAHASAAN & KOSAKATA ARKAIS)
Bab 4: Kaidah Kebahasaan & Kosakata Arkais
📂 Bab 4 - Chapter Divider & Cover Pembuka📐 Poster Vertikal Penuh (Rasio 3:4), Tipografi Judul Bab Emas Mewah (Royal Gold #C89B3C) di Bagian Atas, Ilustrasi Kolosal Daratan Hijau Muncul dari Samudra Didorong Jutaan Makhluk Laut Ceria di Bawah Fajar Keemasan, Ornamen Bingkai Sasirangan Halus di Tepi Kanvas, dan Plakat Kutipan Mutiara Sastra Melayu Klasik di Bagian Bawah.👤 Ribuan Rakyat Ikan Todak, Biota Laut Raksasa, & Samudra Raya💡 Menganalisis Konjungsi Waktu, Kata Kerja Material, & Keajaiban Terbitnya Pulau Halimun
"Beban seberat pulau terangkat ringan kala seisi samudra serentak berdayung. Kayuh baimbai, rakat mufakat, wujud nyata mukjizat persaudaraan dan kesetiaan janji suci."
Identitas Tokoh & Latar
Tokoh Kunci : Raja Ikan Todak, Kawanan Biota Laut Raksasa (Paus, Penyu, Manta), & Datu Mabrur
Latar Tempat: Palung samudra dalam menuju permukaan laut berfajar emas
Nilai Luhur : Gotong royong (kayuh baimbai), kerja sama lintas keragaman, dan pengorbanan kolektif
🎨 TATA LETAK VISUAL CANVA / FIGMA
Kanvas: A4 Portrait (2480 x 3508 piksel).
Background: Latar poster penuh CVR_Bab4_Terbit_Halimun.png (Rasio 3:4) dengan gradasi dramatis biru laut dalam, toska kristal, dan siraman cahaya matahari terbit.
Area Atas (Negative Space): Nomor bab "BAB 4" beraksen font serif megah (Cinzel Decorative / Cinzel Bold) berwarna emas kencana (#C89B3C). Judul bab "KAIDAH KEBAHASAAN & KOSAKATA ARKAIS" kapital tegas berjarak huruf proporsional.
Area Tengah: Ilustrasi visual kolosal pemandangan dasar laut hingga permukaan; daratan perbukitan hijau terangkat gagah dipikul jutaan punggung biota laut ceria sambil menyemburkan buih ombak kristal.
Area Bawah: Kotak plakat kutipan mutiara berlatar krem semi-transparan dengan garis batas ornamen sulur Banjar emas. Di pojok kanan bawah terdapat tombol CTA elegan: "Buka Babak 4: Pemantik & Kisah →".
⚡ TITIK INTERAKTIVITAS HEYZINE
Mode Tampilan: Clean Flipbook Style (halaman pembatas visual estetik yang memberi jeda kontemplatif sebelum membaca).
Navigasi Pintas: Tombol "Buka Babak 4: Pemantik & Kisah →" di pojok kanan bawah memiliki hyperlink internal langsung ke Halaman 22 (Go to Page 22).
🤖 KEBUTUHAN ASET MEDIA & PROMPT AI
Nama Aset : CVR_Bab4_Terbit_Halimun.png
Format & Rasio: PNG High-Res, Rasio 3:4 Portrait
Panduan Prompt: Merujuk pada file Panduan_Prompt_Google_Flow_Aset_Hikayat.md (Bagian 2 - CVR 04).
PEMBUKA BAB 4 (JANJI YANG MENJADI KENYATAAN) & WIDGET PEMANTIK
Bab 4: Kaidah Kebahasaan & Kosakata Arkais
📂 Bab 4 - Halaman Pembuka & Pemantik Nalar📐 Ilustrasi Epik Jutaan Ikan Mendorong Daratan di Atas, Prolog Cerita di Tengah, Frame Sematan Pertanyaan Pemantik Duolingo-Style di Bawah, Audio Gemuruh
📜 KONTEN TEKS & COPYWRITING
Prolog Bab
Janji ksatria bukanlah sekadar kata-kata manis di bibir. Menjelang tengah malam, dasar samudra bergetar hebat. Jutaan makhluk laut dari yang terkecil hingga raksasa bersatu padu, mengorbankan keringat dan tenaga demi menepati sumpah kepada sang petapa. Saksikanlah peristiwa ajaib terangkatnya daratan dari dasar samudra!
Petunjuk Aktivitas Pembuka Bab 4
Putar audio gemuruh samudra untuk mendengar getaran dasar laut dan seruan serempak jutaan ikan laut!
Jawablah Pertanyaan Pemantik Interaktif Bab 4 di bawah ini sebelum menyaksikan peristiwa ajaib terangkatnya daratan!
🎨 TATA LETAK VISUAL CANVA / FIGMA
Ilustrasi pemandangan bawah laut megah: Ribuan paus, lumba-lumba, pari, penyu, dan ikan todak bersama-sama menyangga dan mendorong bongkahan daratan raksasa ke atas permukaan air laut.
Di bawah: Kotak bingkai kosong bergaris emas elegan berlabel "[AREA SEMATAN WIDGET HTML PEMANTIK INTERAKTIF BAB 4]".
Di sudut kanan bawah: Tombol navigasi (CTA): "Mulai Membaca Kisah Bab 4 → (Halaman 23)".
Fungsi: Mengasah daya nalar kritis siswa mengenai nilai sinergi gotong royong dan kesetiaan menepati janji pengorbanan kolektif, dengan umpan balik reflektif instan Duolingo-style.
Link internal ke Halaman 23: Tombol "Mulai Membaca Kisah Bab 4 →" (Go to Page 23).
🤖 KEBUTUHAN ASET MEDIA & PROMPT AI
🤖 Prompt Generator AI (Google Flow / Midjourney)
An awe-inspiring epic underwater fantasy illustration, millions of bioluminescent fishes, giant whales, sawfishes, manta rays working together pushing an entire ancient landmass island upward from the dark sea bottom to the ocean surface, underwater majestic rays of divine light, grand collective effort, mythical Nusantara legend, cinematic dynamic composition --ar 4:3
Nama Aset : IMG_Bab4_Jutaan_Ikan_Mengangkat_Pulau.png
Prompt AI : "An awe-inspiring epic underwater fantasy illustration, millions of bioluminescent fishes, giant whales, sawfishes, manta rays working together pushing an entire ancient landmass island upward from the dark sea bottom to the ocean surface, underwater majestic rays of divine light, grand collective effort, mythical Nusantara legend, cinematic dynamic composition --ar 4:3"
Aset Widget : widgets/pemantik-interaktif/pemantik_bab4.html
TEKS CERITA BAB 4 (GEMURUH SAMUDRA & KRONOLOGI TERBENTUKNYA DARATAN)
Bab 4: Kaidah Kebahasaan & Kosakata Arkais
📂 Bab 4 - Naskah Cerita📐 Naskah 2 Kolom, Penandaan Urutan Peristiwa (Konjungsi Waktu)
📜 KONTEN TEKS & COPYWRITING
Sebelum tengah malam, sebelum batas waktu pertapaannya berakhir, Datu Mabrur dikejutkan oleh suara gemuruh yang datang dari dasar laut. Gemuruh perlahan, tapi pasti.
Gemuruh suara itu terdengar bersamaan dengan timbulnya sebuah daratan dari dasar laut! Kian lama, permukaan daratan itu kian tampak jelas. Naik dan terus naik! Lalu, seluruhnya timbul kokoh ke permukaan air!
Di bawah permukaan air, tampaklah pemandangan yang menggetarkan jiwa. Ternyata jutaan ikan dari berbagai jenis bergotong royong mendorong dan memunculkan daratan baru itu. Moncong-moncong ikan todak, punggung-punggung paus, dan sirip-sirip ikan kembung saling bertaut. Sambil mengerahkan seluruh tenaga, mereka serempak berteriak membahana:
“Sa-ijaan! Sa-ijaan! Saijaaaan...!”
Datu Mabrur tercengang takjub di atas karang pertapaannya. Air matanya menetes haru. Raja Ikan Todak benar-benar membuktikan sumpahnya dengan segenap jiwa raganya!
Bersamaan dengan terbitnya matahari pagi, daratan itu telah timbul sepenuhnya. Berupa sebuah pulau nan indah elok, lengkap dengan ngarai, lembah, perbukitan yang hijau, dan pegunungan megah. Tanahnya tampak sangat subur. Sebuah pulau makmur yang siap dihuni oleh anak cucunya kelak.
🎨 TATA LETAK VISUAL CANVA / FIGMA
Naskah cerita dengan tanda visual kronologis waktu: Sebelum tengah malam → Kian lama → Lalu → Bersamaan dengan terbitnya matahari pagi.
Ilustrasi siluet perbukitan hijau yang muncul dari kabut laut di bagian bawah halaman.
⚡ TITIK INTERAKTIVITAS HEYZINE
Hotspot Interaktif: Klik pada frasa "Bersamaan dengan terbitnya matahari pagi" untuk memunculkan efek visual transisi matahari terbit di atas pulau.
Tidak memerlukan aset AI khusus atau menggunakan aset grafis vektor Canva.
HAL 24
KOTAK BEDAH MATERI SASTRA BAB 4
Bab 4: Kaidah Kebahasaan & Kosakata Arkais
📂 Bab 4 - Materi Inti Kurikulum📐 Pembagian 2 Bagian Materi: (1) Kaidah Konjungsi Temporal, (2) Nilai Gotong Royong
📜 KONTEN TEKS & COPYWRITING
1. Kaidah Kebahasaan: Konjungsi Urutan Waktu & Kata Kerja Aksi
Teks hikayat memiliki kepaduan alur yang diikat oleh penanda urutan kronologis peristiwa (konjungsi temporal):
Konjungsi Urutan Waktu: Kata-kata seperti sebelum tengah malam, kian lama, lalu, kemudian, dan bersamaan dengan. Konjungsi ini memperjelas tahapan bagaimana pulau ajaib itu terbentuk dari menit ke menit.
Kata Kerja Aksi / Tindakan Material: Penggunaan kata kerja konkret yang memperlihatkan gerak fisik tokoh, contohnya: mendorong, berteriak, mengangkat, mengerahkan, dan meneteskan air mata.
2. Nilai Gotong Royong / Nilai Pendidikan Karakter
Peristiwa terangkatnya pulau mengajarkan bahwa tugas yang mustahil dikerjakan oleh satu individu akan menjadi nyata apabila dikerjakan secara kolektif dengan semangat persatuan (solidaritas sosial). Jutaan ikan tidak memandang perbedaan jenis dan ukuran; semuanya bersatu dalam komando yang sama demi menunaikan janji.
Pertanyaan Pengayaan Kritis
"Identifikasilah 3 kata kerja tindakan (verba material) yang terdapat pada paragraf kedua Halaman 23, lalu jelaskan fungsi kata tersebut dalam menggambarkan suasana cerita!"
🎨 TATA LETAK VISUAL CANVA / FIGMA
Tabel ringkas berisi kolom: "Kata dalam Teks", "Jenis Kaidah Kebahasaan", dan "Fungsi dalam Kalimat".
Kotak kutipan inspirasi karakter gotong royong berlatar biru laut.
Tidak memerlukan aset AI khusus atau menggunakan aset grafis vektor Canva.
HAL 25
AKTIVITAS INTERAKTIF: MISI 5 (BONGKAR URUTAN PERISTIWA)
Bab 4: Kaidah Kebahasaan & Kosakata Arkais
📂 Bab 4 - Evaluasi Gamifikasi Interaktif📐 Frame Widget Game Wordwall Reorder (65% Layar), Petunjuk di Atas
📜 KONTEN TEKS & COPYWRITING
Instruksi Misi
Uji kemampuan analisis alur ceritamu! Susunlah 4 kartu peristiwa di bawah ini ke dalam urutan sebab-akibat yang benar sesuai dengan kronologi kemunculan pulau pada teks Bab 4.
Kartu Peristiwa yang Harus Diurutkan Siswa
Kartu A: Raja Ikan Todak mengerahkan seluruh penghuni lautan dan samudra.
Kartu B: Jutaan ikan dari berbagai jenis bergotong-royong mendorong daratan dari dasar laut sambil berseru "Sa-Ijaan!".
Kartu C: Terdengar suara gemuruh dan permukaan daratan mulai timbul perlahan ke permukaan air.
Kartu D: Bersamaan dengan terbitnya fajar, muncul pulau indah dan subur yang dinamai Pulau Halimun.
Kunci Urutan Benar
Urutan Logis Kronologis: Kartu A → Kartu B → Kartu C → Kartu D
Umpan Balik Game
Jika Urutan Tepat: "Sempurna! Kamu memahami alur kronologis pembentukan pulau berdasarkan hubungan sebab-akibat yang runtut!"
Jika Masih Keliru: "Perhatikan kembali penanda waktu pada Halaman 23, cari peristiwa mana yang menjadi penyebab awal pengerahan penghuni laut."
🎨 TATA LETAK VISUAL CANVA / FIGMA
Area sematan game drag-and-drop Wordwall "Reorder / Unjumble".
Tombol navigasi lanjut ke Halaman 26 (Cover Bab 5).
⚡ TITIK INTERAKTIVITAS HEYZINE
Iframe Embed Heyzine: Game drag-and-drop Wordwall Misi 5.
Tidak memerlukan aset AI khusus atau menggunakan aset grafis vektor Canva.
HAL 26
COVER BAB 5 (NILAI-NILAI KEHIDUPAN DALAM HIKAYAT)
Bab 5: Nilai-Nilai Kehidupan dalam Hikayat
📂 Bab 5 - Chapter Divider & Cover Pembuka📐 Poster Vertikal Penuh (Rasio 3:4), Tipografi Judul Bab Emas Mewah (Royal Gold #C89B3C) di Bagian Atas, Ilustrasi Datu Mabrur Memandang Keindahan Bentang Alam Kotabaru Masa Depan Berlatar Mentari Pagi Keemasan, Ornamen Bingkai Sasirangan Halus di Tepi Kanvas, dan Plakat Kutipan Mutiara Sastra Melayu Klasik di Bagian Bawah.👤 Generasi Penerus & Bayangan Luhur Datu Mabrur💡 Menggali 5 Nilai Luhur Nusantara: Dari Legenda Bahari Menjadi Kompas Moral Kehidupan Nyata
📜 KONTEN TEKS & COPYWRITING
Nomor & Judul Bab
BAB 5
NILAI-NILAI KEHIDUPAN DALAM HIKAYAT
Sub-Judul Tematik
"Menggali 5 Nilai Luhur Nusantara: Dari Legenda Bahari Menjadi Kompas Moral Kehidupan Nyata"
Kutipan Mutiara Hikayat / Prolog Puitis
"Pulau Laut berdiri tegak bukan sekadar tanah tumpah darah, melainkan amanah suci agar daratan dan samudra senantiasa dijaga dalam harmoni keimanan, persaudaraan, dan damai lestari."
Identitas Tokoh & Latar
Tokoh Kunci : Datu Mabrur (Penjaga Amanah) & Generasi Z Nusantara
Latar Tempat: Puncak perbukitan hijau Pulau Halimun menghadap Teluk Kotabaru
Nilai Luhur : Eksplorasi 5 Nilai Hikayat (Religi, Moral, Sosial, Budaya, Pendidikan) sebagai pedoman hidup bangsa
🎨 TATA LETAK VISUAL CANVA / FIGMA
Kanvas: A4 Portrait (2480 x 3508 piksel).
Background: Latar poster penuh CVR_Bab5_Nilai_Kehidupan.png (Rasio 3:4) dengan perpaduan warna hijau zamrud perbukitan, toska laut berlayar kapal nelayan, dan siraman fajar emas cemerlang.
Area Atas (Negative Space): Nomor bab "BAB 5" beraksen font serif megah (Cinzel Decorative / Cinzel Bold) berwarna emas kencana (#C89B3C). Judul bab "NILAI-NILAI KEHIDUPAN DALAM HIKAYAT" kapital tegas berjarak huruf proporsional.
Area Tengah: Ilustrasi visual Datu Mabrur berdiri teduh di puncak bukit berbunga memandang panorama Pulau Laut/Kotabaru modern yang damai, dengan perahu nelayan tradisional dan lumba-lumba/todak yang melompat di kejauhan.
Area Bawah: Kotak plakat kutipan mutiara berlatar krem semi-transparan dengan garis batas ornamen sulur Banjar emas. Di pojok kanan bawah terdapat tombol CTA elegan: "Buka Babak 5: Pemantik & Kisah →".
⚡ TITIK INTERAKTIVITAS HEYZINE
Mode Tampilan: Clean Flipbook Style (halaman pembatas visual estetik yang memberi jeda kontemplatif sebelum membaca).
Navigasi Pintas: Tombol "Buka Babak 5: Pemantik & Kisah →" di pojok kanan bawah memiliki hyperlink internal langsung ke Halaman 27 (Go to Page 27).
🤖 KEBUTUHAN ASET MEDIA & PROMPT AI
Nama Aset : CVR_Bab5_Nilai_Kehidupan.png
Format & Rasio: PNG High-Res, Rasio 3:4 Portrait
Panduan Prompt: Merujuk pada file Panduan_Prompt_Google_Flow_Aset_Hikayat.md (Bagian 2 - CVR 05).
PEMBUKA BAB 5 (PULAU HALIMUN DAN PESAN HIKAYAT) & WIDGET PEMANTIK
Bab 5: Nilai-Nilai Kehidupan dalam Hikayat
📂 Bab 5 - Halaman Pembuka & Pemantik Nalar📐 Ilustrasi Panorama Menakjubkan Pulau Halimun di Atas, Prolog Cerita di Tengah, Frame Sematan Pertanyaan Pemantik Duolingo-Style di Bawah, Audio Penutup
📜 KONTEN TEKS & COPYWRITING
Prolog Bab
Kisah ini telah tiba di pelabuhan akhirnya. Di atas puncak bukit pulau yang baru terbit dari rahim laut, sang petapa memanjatkan doa syukur. Daratan yang diperjuangkan dengan ketabahan itu kini berdiri megah di bawah selimut kabut putih—dinamai Pulau Halimun atau Pulau Laut. Mari kita telusuri resolusi kisah serta warisan pesan luhurnya yang tetap hidup hingga hari ini!
Petunjuk Aktivitas Pembuka Bab 5
Putar audio penutup untuk mendengarkan lantunan kidung hikmat penutup kisah dan refleksi keabadian sastra Nusantara!
Jawablah Pertanyaan Pemantik Interaktif Bab 5 di bawah ini sebelum merenungkan warisan nilai leluhur!
🎨 TATA LETAK VISUAL CANVA / FIGMA
Lukisan pemandangan megah Pulau Halimun/Pulau Laut yang diselimuti kabut putih tipis (halimun), air laut zamrud jernih, dan ornamen lambang Kabupaten Kotabaru di sudut atas.
Di bawah: Kotak bingkai kosong bergaris emas elegan berlabel "[AREA SEMATAN WIDGET HTML PEMANTIK INTERAKTIF BAB 5]".
Di sudut kanan bawah: Tombol navigasi (CTA): "Mulai Membaca Kisah Bab 5 → (Halaman 28)".
Widget HTML standalone siap semat di Heyzine melalui menu Web / Iframe.
Fitur Audio Player Heyzine: Sematkan file AUD_Penutup_Bab5.mp3 (Petikan instrumen tradisional khas Banjar Panting diiringi vokal narasi penutup yang tenang dan berwibawa, durasi 50 detik).
Fitur Iframe Embed Heyzine (Pertanyaan Pemantik Interaktif Bab 5):
Fungsi: Mengontekstualisasikan kearifan lokal Sa-Ijaan ke dalam tantangan dunia nyata generasi Z yang individualis dengan umpan balik reflektif instan Duolingo-style.
Link internal ke Halaman 28: Tombol "Mulai Membaca Kisah Bab 5 →" (Go to Page 28).
🤖 KEBUTUHAN ASET MEDIA & PROMPT AI
🤖 Prompt Generator AI (Google Flow / Midjourney)
A breathtaking aerial panorama painting of a lush green tropical mountainous island emerging from crystal clear turquoise ocean, wrapped in delicate white morning mist (halimun), fertile valleys and dramatic hills, sunrise rays, tranquil ocean waters, ancient Indonesian South Kalimantan landscape legend, majestic masterpiece --ar 4:3
Nama Aset : IMG_Bab5_Pulau_Halimun_Megah.png
Prompt AI : "A breathtaking aerial panorama painting of a lush green tropical mountainous island emerging from crystal clear turquoise ocean, wrapped in delicate white morning mist (halimun), fertile valleys and dramatic hills, sunrise rays, tranquil ocean waters, ancient Indonesian South Kalimantan landscape legend, majestic masterpiece --ar 4:3"
Aset Widget : widgets/pemantik-interaktif/pemantik_bab5.html
TEKS CERITA BAB 5 (RESOLUSI & ASAL-USUL PULAU LAUT)
Bab 5: Nilai-Nilai Kehidupan dalam Hikayat
📂 Bab 5 - Naskah Cerita📐 Naskah 2 Kolom, Drop Cap Huruf "D", Highlight Kata Warisan Budaya
📜 KONTEN TEKS & COPYWRITING
[Drop Cap Emas: D]
Datu Mabrur merasa sangat senang dan gembira. Impian luhurnya tentang sebuah pulau yang akan menjadi tempat tinggal yang damai dan sejahtera bagi anak-cucu dan keturunannya kelak, kini telah menjadi kenyataan nyata di depan matanya.
Permohonannya yang dipanjatkan siang dan malam di antara amukan ombak telah dikabulkan oleh Sang Maha Pencipta. Dengan memanjatkan puji dan sembah syukur sedalam-dalamnya, ia menamakannya [Pulau Halimun], karena pulau itu senantiasa diselimuti oleh kabut putih yang lembut nan menyejukkan.
[Alkisah], Pulau Halimun itu di kemudian hari lebih dikenal oleh masyarakat luas dengan sebutan [Pulau Laut]. Hal ini dikarenakan pulau tersebut secara ajaib timbul dari dasar laut dan seluruh wilayahnya dikelilingi oleh lautan luas membentang.
Sebagai hikmah abadi dari kisah perjanjian suci tersebut, kata [Sa-Ijaan] dan lambang [Ikan Todak] diabadikan menjadi slogan resmi serta lambang kehormatan Pemerintah Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan—menjadi simbol persatuan, kesepakatan mufakat, dan semangat gotong royong yang tak lekang oleh zaman.
🎨 TATA LETAK VISUAL CANVA / FIGMA
Ilustrasi miniatur lambang Kabupaten Kotabaru dengan pita bertuliskan "Sa-Ijaan".
Garis dekorasi keemasan membingkai paragraf penutup hikayat.
⚡ TITIK INTERAKTIVITAS HEYZINE
Fitur Popup Image Heyzine: Klik pada lambang Kotabaru untuk membuka penjelasan detail arti lambang daerah (ikon ikan todak kembar dan semboyan Sa-ijaan).
Tidak memerlukan aset AI khusus atau menggunakan aset grafis vektor Canva.
HAL 29
KOTAK BEDAH MATERI SASTRA BAB 5
Bab 5: Nilai-Nilai Kehidupan dalam Hikayat
📂 Bab 5 - Materi Inti Kurikulum📐 Tatanan 3 Kartu Analisis: (1) Struktur Resolusi & Koda, (2) Bedah 5 Nilai Kehidupan Hikayat, (3) Relevansi Nilai Masa Kini
📜 KONTEN TEKS & COPYWRITING
1. Struktur Resolusi & Koda
Resolusi: Tahap penyelesaian konflik saat Raja Ikan Todak menepati sumpah janjinya mengerahkan jutaan penghuni samudra untuk mendorong daratan dari dasar laut, dan Datu Mabrur menerima pulau impiannya dengan selamat.
Koda: Bagian akhir cerita yang memuat pesan moral atau perubahan keadaan tokoh. Dalam hikayat ini, kodanya adalah asal-usul toponimi Pulau Halimun/Pulau Laut dan penetapan nilai Sa-Ijaan serta lambang ikan todak sebagai pedoman hidup abadi masyarakat Kabupaten Kotabaru.
2. Eksplorasi 5 Nilai Kehidupan dalam Hikayat
a. Nilai Religi: Datu Mabrur senantiasa bersemadi memanjatkan doa kepada Tuhan dan langsung bersujud syukur atas kemunculan pulau. Ia meyakini segala keajaiban terjadi semata-mata atas izin dan kekuasaan Sang Maha Pencipta.
b. Nilai Moral: Datu Mabrur menolak godaan kemewahan materi pribadi (istana emas bawah laut) demi memperjuangkan kemaslahatan generasi penerus; serta sikap ksatria Raja Todak yang menepati janji walau terluka.
c. Nilai Sosial: Semangat Sa-Ijaan (seia sekata, seiring sejalan, rakat mufakat, bantu membantu, bahu membahu) dan gotong royong jutaan ikan dari berbagai jenis yang bersatu padu tanpa pamrih.
d. Nilai Budaya: Pelestarian tradisi lisan sebagai sarana penjelas asal-usul nama geografis (toponimi Pulau Laut/Halimun) dan penetapan lambang kehormatan resmi daerah Kotabaru.
e. Nilai Pendidikan: Ketabahan dalam menghadapi ujian batin, sikap pantang menyerah, kesetiaan memegang teguh amanah janji, dan kepedulian terhadap masa depan anak cucu bangsa.
3. Relevansi Nilai dengan Kehidupan Generasi Z Saat Ini
Di era modern yang serba individualis dan digital, nilai luhur Sa-Ijaan menjadi kompas moral bahwa kesuksesan besar dalam masyarakat, lingkungan sekolah, maupun bangsa hanya dapat diwujudkan melalui kerja sama, kepercayaan timbal balik, dan gotong royong tulus (mutual trust and synergy).
🎨 TATA LETAK VISUAL CANVA / FIGMA
Tatanan 3 kartu horizontal berlatar krem pastel dengan aksen pita emas di bagian atas.
Ikon cermin refleksi di bagian bawah.
Tombol navigasi lanjut ke Aktivitas Detektif Hikayat (Halaman 30).
⚡ TITIK INTERAKTIVITAS HEYZINE
Tombol CTA: "Lanjut ke Tantangan Detektif Hikayat →" dengan tautan internal ke Halaman 30.
📂 Bab 5 - Pengayaan Budaya, Literasi & Evaluasi Amanat📐 Lembar Studi Kasus Budaya Interaktif, Kotak Pertanyaan Terbuka, Tautan Artikel & Video Dokumenter
📜 KONTEN TEKS & COPYWRITING
Pengantar Aktivitas
Hikayat bukan sekadar dongeng masa lalu yang usang, melainkan akar kebudayaan luhur yang mengalir dalam nadi peradaban masyarakatnya. Amatilah fakta budaya berikut dan temukan kaitannya dengan naskah hikayat yang telah kamu pelajari!
Fakta Budaya Nyata Kotabaru
Kabupaten Kotabaru beribu kota di Pulau Laut, Kalimantan Selatan.
Lambang daerah Kotabaru memuat gambar dua ekor Ikan Todak yang melengkung berhadapan di atas ombak lautan.
Semboyan resmi daerah Kotabaru adalah "Sa-Ijaan" yang tertera di pita emas lambang daerah.
Tantangan Detektif Literasi
Mengapa masyarakat Kotabaru memilih mengabadikan sosok Ikan Todak dalam lambang daerahnya, padahal di awal cerita ikan tersebut menyerang tokoh utama?
Bagaimana makna semboyan Sa-Ijaan dapat kamu terapkan dalam menyelesaikan konflik antarteman di kelas atau lingkungan sekitarmu?
🎨 TATA LETAK VISUAL CANVA / FIGMA
Infografis komparasi berdampingan: Foto asli tugu todak di Kotabaru vs Lukisan legenda di modul.
Tombol "Tulis Analisis Cepat" di bawah pertanyaan.
Tombol CTA di sudut kanan bawah: "Buka Lembar Refleksi Diri → (Halaman 31)".
⚡ TITIK INTERAKTIVITAS HEYZINE
Link Eksternal / Video Dokumenter: Hotspot tautan ke video singkat YouTube tentang pesona keindahan Pulau Laut Kotabaru Kalimantan Selatan.
Navigasi Pintas: Tombol "Buka Lembar Refleksi Diri →" langsung membuka Halaman 31 (Go to Page 31).
Tidak memerlukan aset AI khusus atau menggunakan aset grafis vektor Canva.
HAL 32
KUNCI JAWABAN MISI GAMIFIKASI 1 – 5
Evaluasi & Refleksi Penutup
📂 Kunci & Umpan Balik Belajar📐 Tabel Rapi Bergaris Emas dengan Penjelasan Pedagogis Ringkas
📜 KONTEN TEKS & COPYWRITING
Kunci Jawaban Misi 1 – 5
Misi 1 (Tokoh & Latar): Tokoh utama adalah Datu Mabrur; Latar tempat adalah batu karang antara Selat Laut dan Selat Makassar; Tujuan bertapa adalah memohon pulau untuk anak cucu; Pernyataan mengejar kekayaan bernilai SALAH.
Misi 2 (Konflik Utama): Serangan ribuan ikan todak yang dipimpin Raja Todak karena merasa pertapaan Datu Mabrur mengusik ketenangan lautan.
Misi 3 (Bukti Kemustahilan): Ikan todak dapat terbang melayang menyerang di atas daratan karang dan dapat berbicara menggunakan bahasa manusia.
Misi 4 (Makna Sa-Ijaan): Bermakna seiring sejalan, seia sekata, saling membantu, rakat mufakat, dan bahu-membahu (Nilai Sosial & Moral).
Misi 5 (Urutan Alur): Urutan kronologis benar: (2) Raja Todak mengerahkan penghuni laut → (3) Jutaan ikan mendorong daratan sambil berseru Sa-Ijaan → (1) Daratan muncul perlahan ke permukaan → (4) Terbentuk Pulau Halimun nan subur makmur.
(Catatan Akademik & Riset R&D: Kunci Jawaban Lengkap & Pembahasan 20 Butir Soal Post-Test serta Instrumen Evaluasi Sumatif Skripsi diarsipkan secara khusus pada dokumen lampiran tersendiri: docs/skripsi/LAMPIRAN_INSTRUMEN_EVALUASI_PRE_POST_TEST.md)
🎨 TATA LETAK VISUAL CANVA / FIGMA
Tabel bergaris emas elegan dengan warna selang-seling krem dan putih agar nyaman dibaca. Dilengkapi kotak catatan pengingat: "Gunakan kunci ini hanya untuk mengecek hasil belajarmu setelah kamu berusaha menjawab mandiri!".
⚡ TITIK INTERAKTIVITAS HEYZINE
Tombol sembunyikan/buka kunci jawaban (toggle spoiler) atau navigasi loncat ke halaman materi terkait jika siswa ingin membaca ulang pembahasannya.
Tidak memerlukan aset AI khusus atau menggunakan aset grafis vektor Canva.
HAL 34
DAFTAR PUSTAKA & COVER BELAKANG (SAMPUL BELAKANG)
Evaluasi & Refleksi Penutup
📂 Penutup & Sampul Belakang📐 Bagian Atas: Daftar Pustaka Standar APA; Bagian Bawah: Blurb Sinopsis & Barcode
📜 KONTEN TEKS & COPYWRITING
Daftar Pustaka
Baried, S. B., dkk. (1985). Memahami Hikayat dalam Sastra Melayu. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2024). Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring (KBBI VI). Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kemendikbudristek. (2022). Panduan Pembelajaran dan Asesmen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Menengah: Bahasa Indonesia Fase E. Jakarta: BSKAP Kemendikbudristek.
Tim Penyusun Cerita Rakyat Kotabaru. (2018). Kumpulan Cerita Rakyat Sa-ijaan dan Legenda Pulau Laut Kalimantan Selatan. Kotabaru: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.
Sinopsis Sampul Belakang
"Di atas batu karang yang diempas badai, keteguhan seorang petapa diuji oleh amukan prajurit samudra. Melalui janji luhur dan belas kasih, permusuhan berubah menjadi keajaiban gotong royong terangkatnya daratan dari dasar laut. E-Modul Interaktif ini mengajakmu menjelajahi warisan sastra luhur Melayu klasik dengan kekayaan multimedia audio, animasi visual, misi gamifikasi, dan pertanyaan pemantik interaktif yang memikat!"
Identitas Penutup
Diterbitkan untuk Tujuan Pembelajaran & Penelitian Inovasi Pendidikan Sastra
Didukung oleh Platform Flipbook Heyzine
🎨 TATA LETAK VISUAL CANVA / FIGMA
Latar belakang: Ilustrasi tekstur perkamen kuno dengan ornamen border simetris khas Banjar.
Barcode QR Akses Modul di tengah bawah berdampingan dengan logo resmi kampus/sekolah.
⚡ TITIK INTERAKTIVITAS HEYZINE
Tautan interaktif penutup: "Bagikan Modul Ini (Share Flipbook Link)" dan "Kembali ke Cover Depan (Halaman 1)".
Tidak memerlukan aset AI khusus atau menggunakan aset grafis vektor Canva.
🎯 4. MASTER BANK SOAL EVALUASI AKHIR (HOTS C3–C5)
20 Butir Soal Analisis Sastra Fase E SMA/SMK dan 2 Butir Soal Esai Konstruktif beserta Rubrik Skor Objektif.
Arsip Instrumen R&D
📌 Catatan Penting Pengembang & Validator:
Sesuai arahan revisi dosen pembimbing, instrumen evaluasi formal sumatif 20 butir pilihan ganda dan 2 butir esai analitis HOTS ini tidak dicantumkan di lembaran flipbook siswa agar pengalaman membaca modul lebih engaging dan tidak membebani mental siswa. Sebagai gantinya, modul siswa dilengkapi dengan 5 Pertanyaan Pemantik Interaktif dan 5 Misi Gamifikasi Wordwall. Bank soal ini difungsikan sebagai master instrumen penelitian R&D skripsi (Pre-Test & Post-Test).
Skor Latihan Mandiri: 0 / 20 Soal Terjawab Benar
SOAL NO. 1C3 - Pemahaman Konteks Formula Cerita
Bacalah kutipan pembuka hikayat berikut:
“Menurut sahibul hikayat, sebermula ada seorang Datu yang sakti mandraguna sedang bertapa di tengah laut. Namanya Datu Mabrur...”
Fungsi penggunaan frasa “Menurut sahibul hikayat” dan “sebermula” pada penggalan teks tersebut adalah...
A
Menandai formula pembuka tradisi penuturan sastra Melayu klasik kuno
B
Menunjukkan bahwa cerita tersebut ditulis oleh sejarawan modern
C
Menjelaskan silsilah keluarga Datu Mabrur secara ilmiah
D
Menegaskan bahwa peristiwa pertapaan tersebut disaksikan oleh banyak orang
Kunci & Pembahasan:
Dalam tradisi sastra Melayu klasik, formula leksikal arkais seperti sahibul hikayat (pemilik cerita) dan sebermula berfungsi sebagai penanda konvensi pembuka kisah yang membedakannya dari prosa modern.
SOAL NO. 2C4 - Analisis Latar dan Suasana
Perhatikan kutipan berikut:
“Siang-malam ia bersemadi di batu karang, di antara percikan buih, debur ombak, angin, gelombang, dan badai topan...”
Penggambaran latar tempat dan suasana dalam kutipan tersebut berfungsi untuk mempertegas...
A
Bahaya binatang buas yang mengancam keselamatan sang tokoh
B
Ketabahan luar biasa dan kekhusyukan tekad Datu Mabrur dalam bermunajat
C
Kesombongan tokoh dalam menaklukkan kekuatan alam samudra
D
Keputusasaan tokoh yang ingin mengasingkan diri dari dunia ramai
Kunci & Pembahasan:
Latar badai dan deburan ombak ganas mengkontraskan keheningan batin Datu Mabrur, melukiskan keteguhan iman dan ketabahan spiritual sang petapa.
SOAL NO. 3C4 - Analisis Karakter & Nilai Moral
Ketika Raja Ikan Todak menawarkan istana emas di dasar samudra dan pelayan putri duyung, Datu Mabrur menjawab:
“Tidak. Aku tak punya keinginan pribadi, tapi untuk masa depan anak-cucuku nanti...”
Nilai moral utama yang tercermin dari sikap Datu Mabrur tersebut adalah...
A
Bersikap pasrah dan tidak memiliki cita-cita yang tinggi
B
Ketakutan akan bahaya godaan harta kekayaan bawah laut
C
Menolak kemewahan materi demi memperjuangkan kemaslahatan generasi penerus
D
Menghindari tanggung jawab sebagai pemimpin masyarakat
Kunci & Pembahasan:
Nilai moral Datu Mabrur tampak nyata pada ketiadaan motif keserakahan pribadi (altruisme), di mana ia mengorbankan kenyamanan diri demi masa depan keturunannya.
“Tanpa beringsut dari tempat duduk maupun membuka mata, Datu Mabrur menepis serangan mendadak itu. Ikan itu terpelanting dan jatuh di karang...”
Bukti karakteristik kemustahilan dan kesaktian yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah...
A
Adanya batu karang yang kokoh di tengah samudra
B
Ombak laut yang menerbangkan ikan ke permukaan karang
C
Ikan laut yang memiliki sisik licin dan berkilau
D
Kemampuan manusia menangkis serangan fisik tanpa melihat dan tanpa bergerak
Kunci & Pembahasan:
Kemustahilan adalah peristiwa di luar nalar sains dunia nyata; menangkis musuh yang meluncur cepat tanpa membuka mata menunjukkan kesaktian adimanusiawi khas hikayat.
SOAL NO. 5C4 - Analisis Bahasa Arkais Kontekstual
Cermati kalimat berikut:
“Hatta, ketika laut tenang, seekor ikan besar tiba-tiba muncul dari permukaan laut dan terbang menyerangnya.”
Kata “Hatta” dalam kalimat tersebut berfungsi sebagai...
A
Konjungsi temporal transisi Melayu klasik yang menandai pergantian adegan peristiwa
B
Kata penghubung intrakalimat yang menyatakan hubungan sebab-akibat
C
Kata seru untuk mengekspresikan kekaguman tokoh terhadap keindahan laut
D
Kata sifat yang melukiskan ketenangan air samudra
Kunci & Pembahasan:
Kata hatta dalam naskah Melayu klasik berfungsi sebagai konjungsi antarkalimat atau penanda wacana transisi pergantian adegan (maka terjadilah sesudah itu).
SOAL NO. 6C4 - Analisis Struktur Komplikasi
Peristiwa yang secara tepat menandai dimulainya babak komplikasi (munculnya konflik yang mengancam tokoh utama) adalah...
A
Datu Mabrur memilih bertapa di antara Selat Laut dan Selat Makassar
B
Doa Datu Mabrur yang memohon sebuah pulau kepada Sang Pencipta
C
Serangan bertubi-tubi ribuan prajurit ikan todak yang mengganggu semadi Datu Mabrur
D
Timbulnya daratan subur yang dipenuhi oleh perbukitan hijau
Kunci & Pembahasan:
Komplikasi dimulai saat keheningan pertapaan Datu Mabrur diusik oleh serangan fisik ribuan ikan todak yang memicu pertentangan fisik dan batin.
SOAL NO. 7C4 - Analisis Karakter Tokoh Lawan
Bacalah dialog Raja Ikan Todak berikut:
“Semadimu membuat lautan bergelora. Kami terusik dan aku memutuskan untuk menyerangmu. Tapi, engkau memang sakti, Datu Mabrur. Aku takluk... Kalau aku kalah, kami akan menyerah dan mematuhi apa pun perintahmu.”
Karakter Raja Ikan Todak yang tecermin dari kutipan tersebut adalah...
A
Pengecut yang melarikan diri saat melihat kekuatan musuh
B
Pemimpin yang berani bertindak, namun berjiwa ksatria dan berani mengakui kekalahan
C
Makhluk licik yang menyusun siasat untuk menjebak lawannya
D
Penguasa sombong yang meremehkan nasihat para prajuritnya
Kunci & Pembahasan:
Meskipun menjadi pihak penyerang, Raja Todak menunjukkan jiwa ksatria (fair play); ia berani mengakui keunggulan lawan dan memegang teguh janji menyerah tanpa tipu muslihat.
SOAL NO. 8C4 - Evaluasi Nilai Religi
Tindakan Datu Mabrur yang tidak mendendam kepada ikan yang telah melukainya, melainkan mengusap lukanya sambil berucap: “Sebagai sesama makhluk ciptaan-Nya, aku akan menolongmu,” mencerminkan perwujudan nilai religi berupa...
A
Kewajiban menjalankan ritual semadi di tempat terpencil
B
Keharusan menaklukkan binatang liar demi keselamatan manusia
C
Keyakinan bahwa menolong binatang akan mendatangkan kekayaan berlimpah
D
Kesadaran bahwa seluruh makhluk berhak mendapatkan kasih sayang karena berasal dari Pencipta yang sama
Kunci & Pembahasan:
Sikap Datu Mabrur berlandaskan pandangan tauhid/religius bahwa hewan laut dan manusia sama-sama makhluk ciptaan Tuhan yang wajib dirahmati.
SOAL NO. 9C5 - Evaluasi Filosofi Semboyan Budaya
Ungkapan sumpah suci “Sa-ijaan, seiring sejalan. Seia sekata... rakat mufakat, bantu membantu, bahu membahu” dalam konteks kehidupan bermasyarakat saat ini paling relevan diterapkan dalam bentuk...
A
Musyawarah warga untuk menyelesaikan masalah lingkungan dan bergotong royong secara tulus
B
Membangun koalisi politik untuk menguasai sumber daya ekonomi daerah
C
Mengutamakan kepentingan kelompok sendiri di atas kepentingan bersama
D
Memberikan bantuan kepada orang lain hanya apabila mereka telah berjanji membalasnya
Kunci & Pembahasan:
Nilai Sa-ijaan menekankan kerukunan mufakat (rakat) dan gotong royong tanpa sekat kepentingan sempit dalam memajukan kesejahteraan bersama.
SOAL NO. 10C4 - Analisis Hubungan Sebab-Akibat Alur
Sebab utama yang mendorong Raja Ikan Todak mengerahkan jutaan penghuni samudra untuk mendorong daratan dari dasar laut adalah...
A
Perintah dari dewa laut yang mengutuk rakyatnya
B
Ketakutan akan kesaktian Datu Mabrur yang mengancam kehidupannya
C
Tekad mulia untuk menepati sumpah janji setelah Datu Mabrur menyelamatkan nyawanya
D
Keinginan ikan-ikan samudra untuk bermigrasi ke daratan baru
Kunci & Pembahasan:
Pendorong utama adegan pengangkatan pulau adalah komitmen moral Raja Todak untuk menepati sumpah balas budi atas kemurahan hati Datu Mabrur.
“Jutaan ikan dari berbagai jenis bergotong-royong mendorong daratan baru itu dari dasar laut. Sambil mendorong, mereka serempak berteriak membahana...”
Kata “mendorong” dan “berteriak” dalam kaidah kebahasaan hikayat tergolong ke dalam...
A
Verba tingkah laku yang menggambarkan perasaan batin tokoh
B
Verba material (kata kerja tindakan konkret) yang mempertegas kedinamisan aksi fisik
C
Nomina abstrak yang menunjukkan gagasan pokok cerita
D
Adjektiva emosional yang melukiskan rasa takut prajurit laut
Kunci & Pembahasan:
Verba material adalah kata kerja yang menunjukkan perbuatan fisik konkret yang dapat diamati oleh indra, menegaskan suasana kerja keras yang dinamis.
SOAL NO. 12C4 - Analisis Karakteristik Anonimitas
Sebagian besar teks hikayat di Nusantara, termasuk kisah lisan Datu Mabrur, tidak mencantumkan nama individu pengarang aslinya. Hal ini membuktikan bahwa karya sastra klasik tersebut...
A
Diciptakan secara tergesa-gesa tanpa memperhatikan dokumentasi
B
Sengaja disembunyikan identitas penulisnya agar terhindar dari hukuman raja
C
Merupakan cerita saduran dari naskah asing yang diterjemahkan tanpa izin
D
Merupakan warisan tradisi lisan kolektif milik bersama masyarakat penuturnya
Kunci & Pembahasan:
Sifat anonim timbul karena sastra lama dianggap milik komunal masyarakat yang dituturkan dari mulut ke mulut sebagai pembawa amanat moral bersama.
SOAL NO. 13C4 - Analisis Struktur Resolusi
Babak resolusi dalam teks Hikayat Sa-Ijaan dan Ikan Todak ditandai oleh peristiwa...
A
Munculnya daratan pulau yang subur berkat bantuan jutaan ikan dan rasa syukur Datu Mabrur
B
Datu Mabrur duduk terdiam menahan amukan badai topan
C
Perdebatan sengit antara Datu Mabrur dan Raja Todak mengenai batas wilayah laut
D
Keputusan para prajurit ikan untuk kembali menyerang pertapaan manusia
Kunci & Pembahasan:
Resolusi adalah penyelesaian masalah; konflik berakhir bahagia dengan terwujudnya daratan pulau dan terjalinnya ikatan persaudaraan abadi.
SOAL NO. 14C4 - Analisis Peran Tokoh Pendukung
Kehadiran jutaan rakyat ikan yang serempak berseru “Sa-ijaan! Sa-ijaan!” saat mendorong daratan memiliki fungsi simbolis dalam cerita untuk menegaskan...
A
Bahwa rakyat biasa selalu tunduk dalam ketakutan terhadap titah rajanya
B
Bahwa makhluk laut memiliki kebisingan yang mengganggu ketenangan pulau
C
Bahwa kekuatan persatuan kolektif mampu mewujudkan hal-hal besar yang mustahil dikerjakan sendiri
D
Bahwa kemenangan fisik hanya dapat diraih melalui kekuatan militer samudra
Kunci & Pembahasan:
Seruan serempak jutaan ikan adalah metafora kekuatan gotong royong dan kesatuan tekad masyarakat dalam mengatasi tantangan mahaberat.
SOAL NO. 15C4 - Analisis Kosakata Khas Banjar-Melayu
Kata “Datu” yang disematkan kepada tokoh Datu Mabrur mengandung makna kultural berupa...
A
Sebutan bagi pedagang kaya yang menguasai armada perkapalan
B
Gelar kehormatan bagi tetua sakti berilmu tinggi yang alim dan dihormati masyarakat Banjar
C
Nama jabatan bendahara kerajaan yang mengurus keuangan istana
D
Panggilan santai untuk sahabat sebaya dalam pergaulan masyarakat Melayu
Kunci & Pembahasan:
Dalam khazanah budaya Banjar dan Kalimantan, Datu adalah gelar kehormatan sakral bagi ulama, tetua adat, atau tokoh suci yang memiliki karamah dan jasa besar.
SOAL NO. 16C4 - Analisis Nilai Sosial (Simbiosis Mutualisme)
Hubungan yang terjalin antara Datu Mabrur dan Raja Ikan Todak pada akhir cerita mengajarkan prinsip interaksi sosial berupa...
A
Menundukkan pihak yang lemah demi memperluas wilayah kekuasaan
B
Bersikap waspada dan tidak boleh mempercayai janji musuh yang telah kalah
C
Memanfaatkan kelemahan pihak lawan untuk meraih keuntungan pribadi sebanyak-banyaknya
D
Mengubah potensi permusuhan menjadi kemitraan yang saling menghormati dan menguntungkan kedua belah pihak
Kunci & Pembahasan:
Interaksi kedua tokoh mencerminkan resolusi konflik ideal: berdamai, saling menolong tanpa pamrih dendam, dan bersama-sama menciptakan harmoni ekologis.
SOAL NO. 17C4 - Analisis Struktur Koda dan Toponimi
Penggalan akhir kisah yang menceritakan bahwa Pulau Halimun kelak disebut Pulau Laut dan semboyan Sa-Ijaan dijadikan lambang Kotabaru merupakan fungsi struktur...
A
Orientasi untuk mengenalkan tokoh baru
B
Evaluasi untuk memperdebatkan kebenaran cerita
C
Koda yang mengaitkan hikmah cerita fiktif dengan asal-usul toponimi serta identitas budaya nyata daerah
D
Komplikasi lanjutan yang membuka konflik babak kedua
Kunci & Pembahasan:
Koda memuat kesimpulan dan pelajaran akhir, yang dalam hikayat legenda toponimi sering kali menghubungkan mitos cerita dengan nama wilayah geografis nyata.
SOAL NO. 18C5 - Evaluasi Kritis Karakteristik Sastra Hikayat
Jika dibandingkan dengan cerita pendek (cerpen) modern bertema lingkungan saat ini, perbedaan karakteristik paling mendasar yang tampak dalam teks hikayat ini adalah...
A
Hikayat memuat unsur kemustahilan dan kesaktian yang diterima wajar dalam ceritanya, sedangkan cerpen modern berpijak pada logika realitas
B
Cerpen modern selalu mengabaikan pesan moral, sedangkan hikayat sarat akan nilai
C
Hikayat menggunakan konjungsi waktu, sedangkan cerpen modern tidak menggunakannya
D
Hikayat hanya dapat dibaca oleh kalangan bangsawan istana kerajaan
Kunci & Pembahasan:
Cerpen modern mengutamakan verisimilitude (kemiripan dengan kenyataan rasional), sedangkan hikayat secara konvensional memadukan realitas dan kemustahilan magis.
SOAL NO. 19C4 - Analisis Nilai Pendidikan Karakter
Sikap Datu Mabrur yang tetap bersemadi selama bertahun-tahun di atas batu karang tanpa menyerah sebelum permohonannya dikabulkan memberikan pelajaran karakter berupa...
A
Sikap keras kepala yang tidak mempedulikan nasihat orang lain
B
Kegigihan, disiplin batin, dan ketangguhan pantang menyerah dalam menggapai cita-cita luhur
C
Keinginan untuk mencari ketenaran di mata masyarakat luas
D
Ketidakmampuan untuk hidup bergaul bersama orang lain di daratan
Kunci & Pembahasan:
Nilai pendidikan yang tampak adalah pembentukan integritas pribadi: ketekunan, pengendalian hawa nafsu, dan keuletan dalam memperjuangkan masa depan generasi muda.
SOAL NO. 20C5 - Sintesis Amanat Menyeluruh
Pesan universal paling mendalam yang dapat dipetik dari keseluruhan Hikayat Sa-Ijaan dan Ikan Todak bagi kehidupan berbangsa saat ini adalah...
Kekayaan alam laut harus dieksploitasi semaksimal mungkin demi kemakmuran manusia
B
Setiap perselisihan antarkelompok hanya bisa diselesaikan dengan adu kekuatan senjata
C
Manusia sakti harus memimpin dan memerintah seluruh makhluk hidup di dunia
D
Kedamaian dan keberhasilan peradaban lahir dari ketulusan hati, penghormatan antarmakhluk, dan komitmen memegang teguh janji kerja sama
Kunci & Pembahasan:
Amanat puncak hikayat adalah bahwa keberlanjutan peradaban bergantung pada harmoni relasi manusia dengan alam, serta keteguhan memegang sumpah persaudaraan bersama.
Mengukur kemampuan bernalar kritis, argumentasi nilai luhur, dan komparasi karakteristik teks sastra:
ESAI NO. 21C5 - Esai Argumentatif Nilai Moral
Bacalah kembali kutipan dialog Datu Mabrur berikut:
"Tidak. Aku tak punya keinginan pribadi, tapi untuk masa depan anak-cucuku nanti..."
Pertanyaan: Analisislah nilai moral yang tercermin dari sikap Datu Mabrur tersebut, kemudian hubungkan dengan fenomena individualisme di kalangan remaja saat ini! Apakah sikap Datu Mabrur masih relevan untuk diterapkan oleh generasi Z? Berikan alasanmu secara kritis.
(Jawab dalam 3–5 kalimat)
Pedoman Penskoran & Rubrik Penilaian Objektif:
Skor 4 (Sangat Baik): Mengidentifikasi nilai moral dengan tepat (altruisme/kepedulian antargenerasi), menghubungkan dengan fenomena individualisme remaja secara kritis, dan memberikan argumen relevansi yang logis disertai contoh konkret.
Skor 3 (Baik): Mengidentifikasi nilai moral dengan tepat dan menghubungkan dengan kehidupan masa kini, tetapi argumen belum disertai contoh konkret.
Skor 2 (Cukup): Mengidentifikasi nilai moral tetapi tidak menghubungkan dengan fenomena individualisme atau relevansi masa kini.
Skor 1 (Kurang): Jawaban tidak menunjukkan pemahaman terhadap nilai moral dalam kutipan.
ESAI NO. 22C5 - Esai Komparatif Karakteristik Sastra
Bandingkan karakteristik kemustahilan (supernatural elements) dalam Hikayat Sa-Ijaan dan Ikan Todak dengan sebuah karya fiksi modern (novel, film, atau komik) yang pernah kamu baca atau tonton!
Pertanyaan: Apa kesamaan dan perbedaan cara penyajian unsur kemustahilan antara sastra hikayat klasik dan karya fiksi modern pilihanmu? Menurutmu, mengapa masyarakat di setiap zaman tetap menyukai cerita yang mengandung unsur mustahil?
(Jawab dalam 4–6 kalimat)
Pedoman Penskoran & Rubrik Penilaian Objektif:
Skor 4 (Sangat Baik): Menyebutkan karya fiksi modern yang spesifik, mengidentifikasi kesamaan dan perbedaan unsur kemustahilan secara analitis, dan memberikan refleksi kritis mengenai daya tarik universal cerita fantasi lintas zaman.
Skor 3 (Baik): Menyebutkan karya fiksi modern dan mengidentifikasi kesamaan/perbedaan, tetapi refleksi kritis masih bersifat umum.
Skor 2 (Cukup): Menyebutkan karya fiksi tetapi perbandingan belum analitis (hanya menyebut ada/tidak ada kemustahilan tanpa elaborasi).
Skor 1 (Kurang): Tidak menyebutkan karya pembanding atau jawaban tidak relevan dengan pertanyaan.
🖼️ 5. SPESIFIKASI ASSET MEDIA & PANDUAN TEKNIS HEYZINE
Matriks lengkap file visual, audio, video animasi beserta prompt AI, dan panduan 8 langkah konfigurasi dashboard Heyzine.
14 File Aset • 8 Langkah
5.1 Matriks File Aset & Prompt Generator AI
No
Kategori
Nama File Aset
Deskripsi Konten
Aksi
1
Visual
IMG_Cover_DatuMabrur.png
Datu Mabrur bersila ramah di batu karang di tengah ombak melengkung indah & fajar keemasan.
A breathtaking cover illustration in whimsical animated storybook style, featuring an endearing Indonesian wise elder hermit sage ...
A breathtaking cover illustration in whimsical animated storybook style, featuring an endearing Indonesian wise elder hermit sage Datu Mabrur sitting peacefully cross-legged in deep serene meditation atop a mossy smooth ocean reef stone in the middle of a swirling enchanted sea, playful painterly ocean waves with creamy frothy foam curls, a glorious warm golden ray of divine sunlight breaking through dreamy soft-edged twilight clouds onto the horizon revealing the gentle green silhouette of a promised island, wide eye-level perspective, whimsical animated storybook oil painting style, rich visible oil brushstrokes and soft impasto textures on warm vintage cream paper, charming friendly character design, vibrant oceanic palette with deep cerulean blue, rich emerald turquoise, glowing warm amber and burnished gold highlights, cozy storybook fantasy art, 8k resolution, family-friendly, zero gore --ar 3:4
2
Visual
IMG_Bab1_Pertapaan_Selat.png
Datu Mabrur bersila tenang di Selat Makassar, ikan-ikan kecil berwarna-warni berenang ceria.
A heartwarming peaceful scene of a wise kindly hermit sage Datu Mabrur meditating in tranquil stillness upon a flat sea stone, set...
A heartwarming peaceful scene of a wise kindly hermit sage Datu Mabrur meditating in tranquil stillness upon a flat sea stone, set between the calm shimmering turquoise waters of Strait of Laut and Strait of Makassar at golden sunset, warm pastel coral and amber skies reflecting on gentle ripples, schools of colorful friendly little tropical fishes swimming playfully in the crystal clear water around his rock, soft radiant golden aura glowing around the sage, serene atmosphere of patience and hope, whimsical animated storybook oil painting style, rich impasto brushstrokes, vibrant charming art --ar 3:4
3
Visual
IMG_Bab2_Serangan_Todak.png
Akrobatik laut ceria; Raja Ikan Todak melompat tertahan perisai gelembung emas Datu Mabrur.
An enchanting dynamic action scene in fairy tale folklore style, a majestic turquoise mythical sawfish king Raja Ikan Todak leapin...
An enchanting dynamic action scene in fairy tale folklore style, a majestic turquoise mythical sawfish king Raja Ikan Todak leaping acrobatically high out of a dramatic swirling turquoise wave, its elegant glowing snout making contact with a translucent magical golden bubble shield conjured gently by a smiling wise elder sage who calmly sits with one open hand and a serene reassuring smile, glistening water droplets frozen mid-air like sparkling jewels, vibrant deep blue and emerald ocean colors, thrilling yet friendly family-friendly action, whimsical animated storybook oil painting style, rich impasto textures --ar 3:4
4
Visual
IMG_Bab2_Todak_Takluk.png
Raja Ikan Todak bersandar lelah di karang ditatap hangat penuh belas kasih (tanpa luka/gore).
A touching emotional storybook scene, a magnificent stylized sawfish king Raja Ikan Todak resting wearily on a smooth tidal rock l...
A touching emotional storybook scene, a magnificent stylized sawfish king Raja Ikan Todak resting wearily on a smooth tidal rock ledge, its shimmering scales temporarily dimmed and tired, looking up with large expressive pleading golden eyes, an endearing wise elderly hermit Datu Mabrur standing kindly over the fish with a comforting compassionate smile, in the background gentle turquoise sea waves where adorable small sawfish poke their heads above water watching anxiously, warm cozy lighting, zero gore, charming visual storytelling, whimsical storybook oil painting style --ar 4:3
5
Visual
IMG_Bab3_Penyembuhan_Luka.png
Datu Mabrur mengusap Raja Ikan Todak memancarkan pendaran cahaya keemasan magis.
A heartwarming magical healing scene, an endearing wise elder Datu Mabrur kneeling gently beside the mythical sawfish king Raja Ik...
A heartwarming magical healing scene, an endearing wise elder Datu Mabrur kneeling gently beside the mythical sawfish king Raja Ikan Todak on the coral ledge, gently stroking the fish with warm open hands, dazzling sparkles of soft golden and teal magical healing light flowing from his fingers, instantly restoring the fish's brilliant turquoise shimmering scales and vitality, the sea king gazes up at the sage with profound gratitude and friendship, beautiful warm sunset glow over calm gentle waves, whimsical animated storybook oil painting style --ar 3:4
6
Visual
IMG_Bab3_Ikrar_SaIjaan.png
Perayaan persahabatan Sa-Ijaan; Raja Todak melompat riang diiringi ribuan ikan laut berwarna.
A joyful celebratory maritime scene, wise elder Datu Mabrur standing at the water's edge on the coral rock cheerfully waving his h...
A joyful celebratory maritime scene, wise elder Datu Mabrur standing at the water's edge on the coral rock cheerfully waving his hand, watching the magnificent turquoise sawfish king Raja Ikan Todak leap high in a joyful arch back into the sparkling sea, surrounded by thousands of colorful happy sea creatures and small fish leaping in unison creating artistic swirling ripples and glistening sea spray under bright cheerful morning sunlight, symbolizing the sacred pact of unity and mutual friendship, whimsical animated storybook oil painting style --ar 4:3
7
Visual
IMG_Bab4_Angkat_Pulau.png
Jutaan hewan laut lucu dan megah bergotong-royong mengangkat daratan hijau dari dasar samudra.
An enchanting, wondrous underwater scene full of life and cooperation, millions of charming stylized sea creatures including a gig...
An enchanting, wondrous underwater scene full of life and cooperation, millions of charming stylized sea creatures including a gigantic gentle blue whale with a warm smile, wise sea turtles, gliding manta rays, and thousands of joyful sawfish led by the sea king, all working together cheerfully hoisting a magnificent lush green landmass from the sandy seabed up toward the sunlit turquoise water surface, streams of magical underwater bubbles, radiant golden sunbeams piercing through the depths, vibrant teamwork, whimsical storybook oil painting style --ar 3:4
8
Visual
IMG_Bab5_Pulau_Halimun.png
Panorama mempesona Pulau Halimun nan hijau permai dibalut kabut putih lembut dan laut toska.
A breathtaking aerial panoramic storybook painting of the newly emerged island of Pulau Halimun (Pulau Laut), a fertile tropical p...
A breathtaking aerial panoramic storybook painting of the newly emerged island of Pulau Halimun (Pulau Laut), a fertile tropical paradise with rounded emerald green hills, sparkling waterfalls, golden sandy shores, and gentle fluffy white morning mist (halimun) dancing around the lush valleys, surrounded by calm crystal turquoise sea waters under a radiant golden sunrise sky, an endearing wise elder Datu Mabrur seen on a high viewpoint raising his arms in joyous thanksgiving prayer, idyllic enchanted island, whimsical animated storybook oil painting style --ar 3:4
9
Audio
AUD_Narasi_Bab1.mp3
Narasi pembuka Bab 1 diiringi suara ombak tenang & petikan gambus.
Voiceover Script (ElevenLabs - Deep Voice): "Menurut sahibul hikayat, sebermula ada seorang Datu yang sakti mandraguna sedang be...
*Voiceover Script (ElevenLabs - Deep Voice):* "Menurut sahibul hikayat, sebermula ada seorang Datu yang sakti mandraguna sedang bertapa di tengah laut. Namanya Datu Mabrur. Siang dan malam ia bersemadi di batu karang, memohon kepada Sang Pencipta agar dianugerahi sebuah pulau..."
10
Audio
AUD_Dialog_Bab2.mp3
Suara tegang Datu Mabrur dan desah parau Raja Ikan Todak.
*Voiceover Script (2 Characters):* [Datu Mabrur]: "Hai ikan! Apa maksudmu mengganggu semadiku?" [Raja Todak (engah-engah)]: "Aku Raja Ikan Todak... semadimu membuat lautan bergelora. Tapi engkau sungguh sakti, Datu. Kami takluk..."
11
Audio
AUD_Perjanjian_SaIjaan.mp3
Lantunan syahdu sumpah Sa-Ijaan berlatar petikan gambus & rebab Melayu.
Voiceover Script: "Baiklah, kita harus membuat perjanjian suci. Sejak sekarang kita harus sa-ijaan, seiring sejalan. Seia sekata...
*Voiceover Script:* "Baiklah, kita harus membuat perjanjian suci. Sejak sekarang kita harus sa-ijaan, seiring sejalan. Seia sekata, sampai ke anak-cucu kita. Rakat mufakat, bantu membantu, bahu membahu!"
12
Audio
AUD_Gemuruh_Laut_Bab4.mp3
Suara gempa dasar laut & seruan jutaan ikan: "Sa-ijaan!"
Sound FX Prompt: Deep earthquake ocean sub-bass rumble, roaring water torrents, reverberating choral crowd shouting in rhythmic ...
*Sound FX Prompt:* Deep earthquake ocean sub-bass rumble, roaring water torrents, reverberating choral crowd shouting in rhythmic unison: "Sa-ijaan! Sa-ijaan! Saijaaan...!"
13
Audio
AUD_Penutup_Bab5.mp3
Narasi penutup asal-usul Pulau Laut & slogan Kotabaru.
Voiceover Script: "Daratan itu dinamakan Pulau Halimun, yang kelak dikenal sebagai Pulau Laut. Kata Sa-ijaan dan ikan todak pun ...
*Voiceover Script:* "Daratan itu dinamakan Pulau Halimun, yang kelak dikenal sebagai Pulau Laut. Kata Sa-ijaan dan ikan todak pun diabadikan menjadi lambang persatuan Kabupaten Kotabaru..."
14
Video
VID_Animasi_Serangan_Todak.mp4
Video pendek loop 15-20 detik serangan ikan todak.
Runway Gen-2 / Pika Prompt: "Cinematic camera orbiting an ascetic Indonesian monk on a rock, suddenly a giant sawfish launches o...
*Runway Gen-2 / Pika Prompt:* "Cinematic camera orbiting an ascetic Indonesian monk on a rock, suddenly a giant sawfish launches out of churning sea waves, deflected by a shimmering aura, ocean splashes in slow motion, hyper-realistic fantasy."
5.2 Panduan Langkah-demi-Langkah Pengaturan di Dashboard Heyzine
Instruksi teknis eksekusi produksi flipbook interaktif dari PDF Canva ke publikasi akhir:
1
Pembuatan Desain di Canva/Figma
Buat dokumen dengan ukuran kustom 2480 x 3508 piksel (A4 Portrait).
Desain ke-34 halaman sesuai naskah dan layout pada Bagian 3 dokumen ini (termasuk 5 halaman Cover Bab eksklusif pada Halaman 6, 11, 16, 21, dan 26).
Pastikan pada Halaman 7, 10, 12, 15, 17, 20, 22, 25, dan 27 disisakan kotak bingkai kosong untuk area widget Heyzine (5 Pertanyaan Pemantik Interaktif Duolingo-style, 2 Video Animasi, dan 4 Halaman Misi Wordwall).
Unduh desain dalam format PDF Cetak Kualitas Tinggi (Standard/Print PDF).
Atur ukuran iframe: width="100%" height="280" dengan sudut membulat (border-radius: 12px).
6
Menyematkan Game Interaktif Iframe (Wordwall Formatif)
Buat game aktivitas di wordwall.net sesuai dengan butir soal Misi 1, 2 & 3, 4, dan 5.
Pada menu Wordwall, klik Share → Set Assignment / Embed → Salin URL Embed (contoh format: https://wordwall.net/embed/xxxxxx).
Di editor Heyzine, klik ikon Web / Iframe.
Tarik kotak iframe menutupi area sematan di Halaman 10 (Misi 1), Halaman 15 (Misi 2&3), Halaman 20 (Misi 4), dan Halaman 25 (Misi 5).
Tempelkan URL embed ke dalam kolom Web address.
Pastikan opsi Allow fullscreen diaktifkan agar siswa dapat memperbesar tampilan game jika menggunakan layar gawai yang kecil.
7
Membuat Navigasi Loncat Halaman (Internal Links)
Buka Halaman 4 (Daftar Isi).
Klik menu Link, tarik kotak hotspot di atas teks judul bab.
Pilih tipe aksi: Go to page, lalu tentukan nomor halaman target:
Bab 1 ke Halaman 6 (Cover Bab 1: Pengertian & Karakteristik Teks Hikayat)
Bab 2 ke Halaman 11 (Cover Bab 2: Struktur Narasi & Kemustahilan Cerita)
Bab 3 ke Halaman 16 (Cover Bab 3: Unsur Intrinsik & Karakter Tokoh)
Bab 4 ke Halaman 21 (Cover Bab 4: Kaidah Kebahasaan & Kosakata Arkais)
Bab 5 ke Halaman 26 (Cover Bab 5: Nilai-Nilai Kehidupan dalam Hikayat)
Bab 6 ke Halaman 30 (Cover Bab 6: Analisis, Evaluasi & Relevansi Sastra Masa Kini)
Refleksi ke Halaman 31
Glosarium ke Halaman 33
Profil & Cover Belakang ke Halaman 34.
8
Publikasi & Uji Coba
Klik tombol Save dan Share.
Salin tautan flipbook untuk diujicobakan pada validator materi, validator media, guru, dan peserta didik.
✅ 6. AUDIT STANDAR R&D & SELF-REVIEW
Pemeriksaan integritas akademik, formativitas interaktif, dan konsistensi naskah dengan pedoman skripsi.
Verified Standards
🔍Placeholder Scan (Bebas TODO)
Seluruh 34 halaman modul, 5 pemantik HTML standalone, 5 misi Wordwall, rubrik refleksi diri, dan bank soal terdefinisi 100% lengkap tanpa penanda tunda.
⚖️Internal Consistency
Alur cerita konsisten dengan dokumen acuan skripsi (pertapaan Selat Makassar, serangan todak, ikrar Sa-Ijaan, pengangkatan daratan, hingga asal-usul Pulau Laut).
📱Kesesuaian Format Heyzine
Tata letak A4 Portrait memiliki batas aman (*safe zone*) agar tidak terpotong bayangan lengkung 3D Flipbook, serta dilengkapi QR fallback.
🎓Validitas Akademik R&D
Struktur modul memenuhi standar bahan ajar Kurikulum Merdeka (CP Fase E, TP ABCD, Asesmen Diagnostik, Formatif Gamifikasi, dan Sumatif HOTS C3–C5).